alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tas Pelajar Berisi Tisu Magic

17 Januari 2020, 08: 55: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Petugas menunjukkan tisu magic yang ditemukan di dalam tas milik salah satu siswa yang diamankan di kantor Satpol PP Kota Mojokerto, Kamis (16/1). (Shalihin/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Razia pelajar bolos di Kota Mojokerto diwarnai kehebohan. Personel satpol PP menemukan barang yang tidak semestinya dibawa siswa. Tisu magic. Benda yang dipercaya bisa mengatasi ejakulasi dini itu didapati di tas salah satu pelajar yang terjaring saat sedang nyangkruk, Kamis (16/1).

Sekertaris Satpol PP Kota Mojokerto, Sugiono, mengatakan, langkah penertiban tersebut menyikapi laporan masyarakat seputar keberadaan pelajar bolos. Siswa-siswa itu kerap nyakruk di warung kopi di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. ’’Sesuai dengan Perwali Nomor 17 Tahun 2009 tentang Wajib Belajar, kami menerjunkan personel untuk memantau wilayah Mojokerto,’’ katanya.

Hasilnya, personel penegak perda itu mendapati sejumlah pelajar di warung seperti laporan yang diterima. Mereka tidak hanya dari satu sekolah. Melainkan dari dua lembaga. SMK swasta dan SMA Negeri di Kota Mojokerto. Siswa SMK sebanyak sembilan orang. Sedangkan SMAN dua orang. Namun, terdapat seorang siswa yang berhasil melarikan diri. Diduga panik, pelajar itu meninggalkan tas serta motornya. Petugas pun mengamankan seluruh pelajar yang terjaring dan barang-barang yang ditinggalkan pemiliknya ke kantor Satpol PP Kota. ’’Ya biar yang bersangkutan datang memgambil sendiri,’’ ungkapnya.

Di kantor, tas yang ditinggalkan pemiliknya itu diperiksa. Hasilnya, tak pernah dinyana. Petugas menemukan tisu magic. Tisu yang tidak semestinya dibawa anak di bawah umur. Sebab, lebih dikenal untuk kebutuhan orang dewasa. Salah saltunya mengatasi ejakulasi dini. ’’Entah itu mereka gunakan untuk apa. Namun yang pasti tas yang ada tisu megicnya itu milik siswa yang kabur itu,’’ ujarnya.

Tak hanya itu, petugas juga menyita satu bungkus rokok kretek. dua korek api, dan rokok elektrik, yang ditemukan dalam tas.

Selain dilakukan pembinaan, para pelajar yang terjaring juga diminta untuk menadatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi. ’’Terus kita juga akan pangil orang tuanya dan para dewan guru,’’ pungkasnya.(hin)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP