Senin, 17 Feb 2020
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Usai Dilantik, Pung Tak Ajukan Tambahan Fasilitas

16 Januari 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Pungkasiadi usai menjalani apel di pendapa Pemkab Mojokerto, Rabu (15/1). (farismaromawan/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dilantiknya Pungkasiadi sebagai bupati tak banyak mengubah suasana di lingkungan Pemkab Mojokerto. Tak ada perayaan atau pun hajatan meriah layaknya pemerintahan mempunyai pemimpin baru.

Bahkan, Peringgitan sebagai rumah dinas resmi bupati, masih sepi dari aktivitas. Padahal, Pung beserta istri dan anaknya berhak mendapat dan menikmati fasilitas serta pelayanan istimewa layaknya kepala daerah lain. Mulai dari gaji, rumah dinas, kendaraan dinas, ajudan, hingga sekretaris pribadi.

Di hari pertamanya sebagai bupati, Pung melakoni kegiatan seperti sebelumnya. Bertindak sebagai inspektur apel pagi. Seusai apel, pejabat beserta ratusan PNS lalu berbaris dan bersalaman mengucapkan selamat atas jabatan baru kepada Bupati Pungkasiadi dan Ketua TP PKK Yayuk Ismawati.

Setelah prosesi itu, praktis tak ada kegiatan besar dan meriah yang dijalani Pung bersama istri. Hanya makan pagi bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Peringgitan.

’’Tidak ada petunjuk. Mungkin Bapak (Pungkasiadi, Red) inginnya sederhana saja,’’ tutur Dian Indrianingrum, kabag Umum Setdakab Mojokerto.

Dian mengaku sudah menyiapkan sejumlah fasilitas dan pelayanan yang bisa dipakai Pung dan keluarga. Salah satunya Peringgitan dan kantor sebagai rumah dinas serta tempat kerja yang bisa ditempati selama menjabat. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda Pung akan menempati Peringgitan. ’’Sebenarnya sudah disiapkan dan bisa ditempati. Tapi belum ada arahan,’’ tambahnya.

Pun demikian fasilitas atau pelayanan lain seperti kendaraan dinas hingga sekretaris pribadi. Sampai saat ini Pung belum meminta peningkatan kualitas dan kuantitas. Satu ajudan dan dua sekpri masih terus melekat bersama Pung dalam melakoni aktivitas pimpinan daerah.

Pun demikian kendaraan dinas, satu unit mobil sedan jenis Toyota Camry masih layak untuk dipakai sehari-hari. Serta Toyota Innova yang juga bisa dimanfaatkan Yayuk Ismawati dalam aktivitasnya sebagai ketua TP PKK.

’’Sebenarnya bisa menambah satu ajudan lagi, tapi tidak ada permintaan dari bapak. Kalau untuk kendaraan, semuanya masih layak dan itu setara dengan bupati sebelumnya,’’ pungkasnya.

(mj/far/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia