alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Marak Muatan Truk Over Dimensi

15 Januari 2020, 07: 30: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Petugas Satlantas Polres Mojokerto menindak truk yang muatannya overload di simpang tiga Jalan Raya Perjuangan, Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Selasa (14/1). (Shalihin/radarmojokerto.id)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Dalam upaya menurunkan angka pelanggaran lalu lintas (lalin), Satlantas Polres Mojokerto terus melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar. Seperti penindakan pelanggaran kasat mata yang digelar di simpang tiga Jalan Raya Perjuangan, Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Selasa (14/1).

Di jalan trans nasional tersebut tampak para pengendara yang melaju dari arah Jombang maupun dari Surabaya diketahui melanggar lalu lintas. Sepeda motor, mobil pribadi, dan truk yang kedapatan melanggar langsung dihentikan dan ditindak. ”Ini sebagai upaya menekan angka kecelakaan disebabkan kurangnya kesadaraan masyarakat menaati peraturan,” kata  Iptu Saiful Isro, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Mojokerto.

Truk diketahui over dimensi atau overload (kelebihan beban) menjadi sasaran utama. Pasalnya, selain membuat jalan cepat mengalami kerusakan dan bergelombang, truk melebihi kapasitas itu kerap menjadi pemicu terjadinya kecelakaan.  ’’Truk-truk ini sudah melanggar peraturan lalu lintas,” katanya. Tingginya beban muatan tidak sesuai kapasitas angkut seringkali menyebabkan ban pecah. Dengan, demikian potensi kecelakaan juga cukup tinggi. ”Ya sangat membahayakan saat beroperasi di jalan,’’ ungkapnya

Terbukti, pada Minggu (22/12)  2019 lalu, truk gandeng nopol N 1169 GW dikemudikan Suhada, 39, warga Desa Tuyokarto, Singosari, Malang, terguling di jalan trans nasional tersebut. Faktor terjadinya kecelakaan itu tak lain karena muatan melebihi batas kapasitas kendaraan. Beban muatan pakan ternak mencapai 50 ton. Padahal, bak gandengan yang terguling itu maksimal mampu mengangkut muatan 15 ton. ”Ada 40 STNK yang kami tahan, 5 kendaraan roda dua karena tidak membawa STNK. Rata-rata pelanggaran kendaraan overdimensi atau overload,”pungkasnya. (hin)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya