Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Perempuan Ini Selundupkan Narkoba Lewat Sayur Lodeh

13 Januari 2020, 08: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Pil koplo sebanyak 400 butir yang berhasil diamankan petugas Lapas kelas II B Mojokerto. (imronarlado/radarmojokerto.id)

MAGERSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Aksi penyelundupan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Mojokerto terbongkar petugas. Sebanyak 400 butir pil koplo berhasil diamankan. Sementara, seorang perempuan yang terdeteksi sebagai pengirim barang, tengah kabur dan dalam proses pencarian aparat kepolisian.

Adalah NA warga Pulorejo, Kota Mojokerto. Perempuan 49 tahun ini menyelundupkan pil koplo dalam makanan yang ditujukan ke salah satu narapidana (napi) KA, 29, warga Sooko, Sabtu (11/1). 

Kepala Pengamanan Lapas Klas IIB Mojokerto, Disri Wulan Agus Tomo, menceritakan, sekitar pukul 09.30, N mendatangi lapas dan hanya menitipkan sebungkus nasi lodeh ke salah satu napi. Saat itu, ia mendapat nomor antrean 97.

Petugas yang melakukan penjagaan, menaruh curiga. ’’Dulu, orang ini suka besuk suaminya. Terus suaminya kita pindahkan. Lha, dia masih sering besuk. Itu juga jadi salah satu kecurigaan kami,’’ papar Disri.

Kecurigaan ini bertambah saat petugas meneliti sayur lodeh yang dibungkus dengan plastik warna bening tersebut. Ukuran tahu tak wajar dan bentuk yang nampak janggal. ’’Kita curiga. Ada sayur lodeh dan ada tahunya. Tapi tahunya itu gembung. Bukan kempes,’’ jelasnya.

Petugas akhirnya membuka sayur lodeh tersebut ke dalam baskom. Dan, nyatanya, pil tersebut ditata sangat rapi di dalam tahu. Pil koplo sebanyak 400 butir tersebut dimasukkan ke dalam plastik klip lalu dimasukkan ke dalam tahu lodeh.

Untuk menutup kecurigaan petugas, NA kembali membungkusnya dengan tepung di seluruh sisi tahu. Namun, kejelian petugas mampu menggagalkan aksi nekat perempuan tersebut.

Sementara itu, Kalapas Klas IIB Mojokerto, Wahyu Susetyo, saat dikonfirmasi menegaskan, petugasnya berhasil menggagalkan 400 butir pil koplo di Lapas Klas IIB Mojokerto. Namun sayangnya, petugas gagal menangkap pengirim. ’’Pembesuk ini hanya nitipkan barang saja. Jadi ditinggal barangnya. Yang dibesuk napi laki-laki,’’ tandasnya.

Di Lapas Mojokerto, setiap pengunjung diperbolehkan menitipkan barang untuk para narapidana. Hanya saja, harus menyertakan identitas berupa KTP dan KK.

Terpisah, Kasatnarkoba Polres Mojokerto Kota AKP Redik Tribawanto, membenarkan telah mendapat pelimpahan barang bukti 400 pil dobel L dari Lapas Mojokerto. Saat ini pihaknya masih memburu N, wanita yang menyelundupkan obat berbahaya itu ke dalam lapas. ’’Kita sudah ke alamat yang tertera di alamat KTP. Tetapi, yang bersangkutan belum pulang,’’ ujarnya.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia