Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Politik

Survey Jadi Penentu Peraih Rekom PPP

02 Januari 2020, 09: 25: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Ketua DPC PPP Kabupaten Kusairin. (dok/radarmojokerto.id)

Sebanyak delapan figur yang telah mencalonkan diri melalui DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto, tak seluruhnya bakal diajukan ke DPP PPP Jakarta untuk mengantongi rekomendasi pencalonan. Karena, peluang pencoretan terhadap salah satu nama, masih terbuka sangat lebar.

Kemarin hal itu ditegaskan Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto Kusairin. Menurut dia, pencoretan masih sangat memungkinkan jika para bakal calon itu tak memenuhi sejumlah syarat yang telah dipasang. ’’Bisa jadi mereka akan lolos semua atau bahkan tidak ada satu pun yang lolos,” katanya.

Nama-nama kandidat yang akan dikirim nantinya, harus memenuhi tiga syarat penting. ’’Kami memasang tiga syarat utama hingga para nama itu bisa kami ajukan ke DPP,’’ ungkapnya. Ketiga syarat kunci itu adalah administrasi. Kusairin menjelaskan, kelengkapan administrasi menjadi hal dasar yang sangat penting untuk meloloskan seseorang. ’’Sekarang ini, panitia penjaringan sedang meneliti berkas yang telah dikirim oleh seluruh calon. Apakah semua syarat sudah lengkap atau belum,’’ beber anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Kedua, fit and proper test. Setiap nama yang mencalonkan melalui tim penjaringan DPC PPP, akan menjalani uji kelayakan di depan tim. Di proses ini, para bakal calon akan berhadap-hadapan dengan para panelis dan membeberkan program serta visi-misinya saat menjabat bupati dan wakil bupati nanti.

Tak cukup di situ saja. Kusairin menambahkan, partai berlambang Kakbah ini juga akan mempertimbangkan kelayakan seseorang melalui survei. Survei yang dilakukan secara independen ini untuk menakar popularitas, elektabilitas hingga integritas para kandidat.

Lembaga survei yang akan bekerja secara tertutup ini akan ditentukan partai dan sudah bekerja dalam waktu dekat. ’’Pertengahan Januari, survei akan selesai. Dan, data itulah yang menjadi salah satu pertimbangan kami untuk mengirim nama-nama calon itu ke tingkat DPP,’’ imbuh Kusairin.

Terkait biaya survei, Kusairin memastikan, DPC PPP Kabupaten Mojokerto memiliki cara berbeda dengan sejumlah partai lain. Kata dia, seluruh akan ditanggung sepenuhnya oleh partai. Seperti diberitakan sebelumnya, delapan nama telah mendaftar di penjaringan cabup-cawabup yang digelar DPC PPP Kabupaten Mojokerto. Dari sederet nama itu, tiga figur menjadi perhatian publik.

Mereka adalah ketua DPC PDI Perjuangan yang juga incumbent Pungkasiadi, kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto Yoko Priyono yang berpasangan dengan mantan wabup periode 2010-2015 Choirunnisa, dan istri mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP), Ikfina Fahmawati yang duet dengan putra pengasuh PP Amanatul Ummah KH Asep Syaifudin Chalim, Muhammad Barra.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia