Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Ekonomi

Harga Cabai Makin Pedas

14 Desember 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Pedagang cabai di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto menata dagangannya, Jumat (13/12). (Shalihin/jprm)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 harga sejumlah bahan pokok perlahan mengalami kenaikan. Khususnya, untuk kebutuhan bahan-bahan dapur. Di antaranya, adalah komoditas cabai dan bawang merah.

Firman 21, pedagang cabai di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto, mengungkapkan, saat ini harga jual komoditas cabai memang sedang merangkak naik. Cabai besar atau keriting, kata Firman, kini berada di kisaran harga Rp 20 ribu per kilogram (kg). Sementara, sebelumnya harga jualnya relatif normal di angka Rp 12 ribu per kg. Sedangkan, untuk cabai rawit, dari sebelumnya Rp 21 ribu sekarang naik drastis mencapai Rp 30 ribu per kg. ”Naiknya sekitar baru satu minggu,” katanya, Jumat (13/12).

Melonjaknya nilai jual komoditas cabai ini disebabkan oleh banyaknya kebutuhan masyarakat menjelang nataru. Karena, cabai lokal sendiri, dinilai para pedagang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga, untuk memenuhi permintaan itu, tak sedikit pedagang mendatangkan suplai cabai dari luar kota. ”Kalau pemasok dari lokal sendiri sudah tidak ada. Ya, karena stoknya sudah habis,” tandasnya. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi tingkat jumlah penjualan.

Bahkan, pedagang semakin diuntungkan tingkat permintaan turut mengalami lonjakan. ”Biasanya dalam satu hari, jumlah penjualan mencapai enam kuintal setengah. Tapi, mulai kemarin (kemarin, Red) meningkat menjadi tujuh kuintal setengah,”katanya. Samsul, pedagang lainnya menambahkan, tingginya harga cabai tersebut dinilainya tidak seberapa. Sebab, di akhir bulan Desember ini harga jualnya akan lebih tinggi lagi.

”Biasanya bisa mencapai Rp 40 ribu hingga 47 ribu per kilogram,” tandasnya. Kenaikan harga jual komoditas bahan dapur juga terjadi pada bawang merah. Dari semula dijual Rp 12 ribu sekarang naik menjadi 30 ribu per kg. ”Kalau bawang putih masih stabil. Yakni, Rp 25 ribu perkilogram,”katanya. (hin)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia