Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Pulang Ujian, Pelajar Ini Tenggak Tenggak Tiga Gelas Miras

06 Desember 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Petugas Polsek Mojosari mendatangi warung angkringan diduga dijadikan tempat pelajar SMA Negeri 1 Mojosari berjoget dalam kondisi pengaruh miras. (khudori/radarmojokerto.id)

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto- Kepala Sekolah SMAN 1 Mojosari, Ibnu Mudzakir, membenarkan jika siswinya tersebut dalam kondisi mabuk saat berjoget di warung yang memang sering menjadi jujukan nongkrong para pelajar dari berbagai sekolah.

Pihaknya menyebutkan, hal itu sesuai pengakuan anak didiknya yang langsung dipanggil untuk dilakukan klarifikasi, sekaligus pembinaan oleh guru bimbingan konseling (BK).

Pemanggilan dilakukan sebagai upaya menggali fakta kebenaran video yang viral di jejaringan sosial tersebut. ’’Pengakuannya, habis tiga gelas. Mirasnya campuran. Jenisnya apa saya kurang paham. Yang jelas campuran,’’ terangnya.

Hanya saja, Ibnu Mudzakir belum dapat memastikan dari mana miras yang ditenggak anak didiknya itu berasal. Apakah memang disediakan pemilik warung untuk dikonsumsi, atau bahkan dari teman-temannya yang sengaja mencekoki. ’’Itu yang masih kita gali,’’ imbuhnya. 

belum dapat memastikan dari mana miras yang ditenggak anak didiknya itu berasal. Apakah memang disediakan pemilik warung untuk dikonsumsi, atau bahkan dari teman-temannya yang sengaja mencekoki. ’’Itu yang masih kita gali,’’ imbuhnya.

Yang jelas, lanjut dia, dari pengakuan para siswa, miras tersebut sudah ada sejak mereka datang ke lokasi. Sehingga, untuk menelusuri asal usul minuman memabukkan tersebut, pihak sekolah bekerja sama dengan kepolisian.

Baik untuk menangani intern maupun ekstern. Namun, Ibnu Mudzakir menegaskan, aksi mabuk-mabukan itu berlangsung di luar jam sekolah, Rabu (4/12). Tepatnya, seusai malangsungkan ujian akhir semester (UAS) ganjil sekitar pukul 10.00.

Namun, mereka tak langsung menuju rumahnya masing-masing. Dengan masih mengenakan seragam sekolah, para siswa itu memilih nongkrong bersama pelajar dari sekolah lain.

’’Kejadiannya berlangsung siang hari, antara pukul 11.00-13.00. Jadi, di situ ada bebarapa pelajar dari sekolah lain,’’ tuturnya. Kendati demikian, Ibnu menegaskan, untuk siswanya tentu menjadi tanggung jawab sekolah secara penuh. Pihak sekolah masih mengharapkan mereka yang terlibat berubah menjadi lebih baik lagi. Dengan demikian, pihak sekolah lebih fokus melakukan pembinaan, dibanding pemberian sanksi.

Meski sebenarnya, pelanggaran sudah melebihi tata tertib. ’’Karena kita sadar anak ini membutuhkan perhatian khusus daripada yang lain. Jadi, kewajiban kami mendidik dan mengarahkan ke arah lebih baik,’’ paparnya.

Tak hanya siswi yang mabuk. Sekolah juga memanggil semua pelajar yang terlibat dalam peristiwa tersebut berikut orang tuanya. Termasuk siswi lain yang dalam video itu nampak membawa sebatang rokok. ’’Total ada tujuh siswa yang kami panggil untuk kita gali dan dalami. Sekaligus dalam pembinaan sekolah. Dua laki-laki lima perempuan. Tapi, tidak semua siswa sini (SMAN 1 Mojosari, Red)," terangnya.

Dia menambahkan, tujuh siswa itu kebetulan berada di lokasi saat peristiwa berlangsung. ’’Semuanya kita galih keterangannya dan kita bina,’’ tandasnya. Viralnya video pelajar mabuk juga langsung menjadi atensi kepolisian. Kemarin, Polsek Mojosari mendatangi warung angkirangan tempat pelajar itu mabuk. Kehadiran petugas ini sekaligus untuk menggali asal usul miras dan perekam video tersebut. ’’Sementara, saat razia belum didapatkan untuk petunjuk barang bukti,’’ ungkap Kapolsek Mojosari, Kopol Anwar Sudjito.

Menurutnya, berdasarkan informasi di lapangan miras tersebut dibeli di luar wilayah Mojosari. Namun, untuk memastikan, pihaknya pun terus melakukan penelusuran. Salah satunya melakukan pemeriksaan terhadap pemilik warung.

’’Terkait pengusutan penyebaran video, kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mojokerto,’’ tegasnya. Yang jelas, lanjut Anwar, pihaknya tak akan membiarkan warung dan kafe menjual miras tanpa izin edar atau ilegal. Kepolisian juga akan rutin melakukan razia terhadap tempat nongkrong para pelajar saat jam pelajaran.

(mj/ori/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia