Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Wabup Pungkasiadi Tinggal Tunggu SK Mendagri

05 Desember 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Paripurna usulan pengangkatan wabup menjadi bupati berlangsung cepat. Hanya 15 menit saja. (fendihermansyah/jprm)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - DPRD Kabupaten Mojokerto menyetujui sekaligus mengusulkan pengangkatan dan penetapan Wabup Pungkasiadi menjadi Bupati Mojokerto. Usulan segera dikirim ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Jatim. Selanjutnya, tinggal menunggu surat keputusan (SK) turun.

Demikian diketahui menyusul telah ditandatanganinya usulan tersebut lewat rapat paripurna di gedung dewan, Selasa (4/12). Rapat paripurna yang dijadwalkan mulai pukul 09.00, dimulai 45 menit kemudian.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh. Sebelumnya, dalam rapat APBD maupun rapat badan anggaran (anggar) dipimpin Wakil Ketua DPRD Setia Puji Lestari. Disebut-sebut, Ketua DPRD Ayni Zuroh mengajukan cuti untuk beribadah umrah.

Dalam rapat kemarin, Ayni didampingi jajaran wakil ketua, Setia Puji Lestari, Subandi, dan Mokhamad Soleh. Kemudian, Wabup Pungkasiadi duduk di barisan depan gedung Graha Wichesa. Sejumlah pimpinan OPD, camat, dan perwakilan Forkompimda juga tampak hadir.

Sekretaris DPRD Kabupaten Mardiasih, didapuk untuk membacakan draf Surat Keputusan DPRD Kabupaten Mojokerto Nomor 20/2019 tentang Usulan Pengangkatan dan Pengesahan Wabup Pungkasiadi menjadi Bupati Mojokerto.

Setelah pembacaan langsung dilakukan penandatanganan oleh Wabup Pungkasiadi dengan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh didampingi jajaran wakil ketua. Pimpinan rapat kemudian menutup paripurna.

Rapat paripurna yang digelar pukul 09.45 itu ditutup pukul 10.00. Paripurna usulan pengangkatan wabup menjadi bupati berlangsung cepat. Hanya 15 menit. ’’Surat usulan tersebut akan segera dikirimkan ke mendagri melalui Gubernur Jatim,’’ ujar Ayni Zuroh.

Selepas rapat paripurna ditutup, Wabup Pungkasiadi meninggalkan lokasi melalui pintu dalam. Sejumlah awak media yang menunggu di pintu keluar gedung pun terkecoh.

Pun demikian dengan jajaran anggota dewan. Seperti Ketua DPRD Ayni Zuroh tampak langsung menuju ruangannya untuk menggelar rapat fraksi. Anggota dewan lainnya kebanyakan langsung menggelar rapat di ruang fraksi masing-masing.

Secara terpisah, Kabag Pemerintahan Setdakab Rahmat Suharyono, mengatakan, pihaknya langsung mengirimkan usulan pengangkatan wabup menjadi bupati tersebut ke Biro Pemerintahan Pemprov Jatim. ’’Tadi langsung dikirim ke gubernur. Selanjutnya, gubernur yang akan menyampaikan ke mendagri,’’ katanya. Kini, pihaknya tinggal menunggu surat dari mendagri.

Sebelumnya, Bagian Pemerintahan Setdakab Mojokerto juga menegaskan bakal berupaya pelantikan segera dilaksanakan. Bahkan, mereka optimistis pelantikan bisa digelar bulan ini atau sebelum ganti tahun 2020.

(mj/fen/far/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia