Jumat, 06 Dec 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

LKT Kejari Makin Diminati Pelajar

04 Desember 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Mojokerto Agus Hariyono. (imronarlado/radarmojokerto.id)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menumbuhkan nilai-nilai kejujuran di kalangan siswa melalui lomba karya tulis (LKT), kian diminati pelajar. Terdata, sebanyak 49 pelajar turut berpartisipasi dalam lomba kali ini.

Seksi publikasi LKT Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Hariyono, mengatakan, saat penutupan pendaftaran, ada 49 karya tulis yang masuk ke panitia. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang kurang dari 40 karya tulis. ’’Pendaftaran sudah kita tutup. Dan, ada kenaikan dibanding tahun lalu,’’ ungkapnya, Selasa (3/12).

Agus menambahkan, karya tulis para pelajar ini tengah dalam proses penilaian sejumlah juri independen yang melibatkan sejumlah orang yang ahli di bidang penulisan.

Orisinalitas dan tata bahasa dalam proses penulisan, dianggap memiliki nilai cukup tinggi dalam penilaian.

Dari 49 karya bertema Remaja Hebat, Indonesia Maju tanpa Korupsi, imbuh Kasi Pidana Khusus ini, juri akan mencari enam karya terbaik. Yakni, juara 1 sampai 3, dan juara harapan 1 sampai 3.

Tingginya peminat lomba tulis kali ini, disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya, tingkat kepedulian siswa terhadap bahaya korupsi hingga hadiah yang sangat menarik.

Di tahun sebelumnya, hadiah yang ditawarkan, hanya berupa beasiswa. Namun kali ini, juara 1 sampai 3 masing-masing akan mendapatkan satu unit laptop, beasiswa, piala, sertifikat, serta uang tunai total Rp 8 juta.

Selain menggelar LKT, peringatan Hari Antikorupsi Tahun 2019 ini juga akan diramaikan dengan yel-yel antikorupsi. Saat ini terdapat 14 tim yang akan berpartisipasi. 12 Desember nanti, peserta akan memasuki babak penyisihan dan hanya akan menyisakan 4 tim saja. ’’Mereka akan perform saat 16 Desember nanti,’’ pungkas Agus.

Sebelumnya, Kajari Kabupaten Mojokerto Rudy Hartono, menegaskan, LKT akan terus digelar setiap Hari Antikorupsi. dengan melibatkan pelajar, diharapkan mampu menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, serta berani menolak segala bentuk kecurangan di kalangan pelajar setingkat SMA/SMK.

Selain itu, kata Rudy, lomba menulis ini dilakukan untuk membuka pemikiran dan ide-ide segar para pelajar tahu tentang makna perilaku antikorupsi. Agar ke depan, para pelajar memahami dan mampu mengimplementasikan semangat antikorupsi di kegiatan sehari-hari.

Tidak hanya pintar menulis. Rudy menambahkan, pelajar juga harus mampu mempresentasikan tulisannya di depan panelis yang digelar saat peringatan Hari Antikorupsi Internasional.

Panelis yang akan didatangkan juga bukan sembarangan. Tak hanya dirinya yang akan turun dan menakar kemahiran para pelajar nanti. Namun, ia juga akan mendatangkan ketua pengadilan negeri (PN).

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia