alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Sopir GoCar Tuntut Kenaikan Insentif

27 November 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Massa yang mengatasnamakan dari paguyuban sopir berbasis aplikasi online mendatangi gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/11). (Shalihin/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Massa yang mengatasnamakan dari paguyuban sopir berbasis aplikasi online mendatangi gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, kemarin. Mereka mendorong kalangan dewan memperhatikan tenaga kerja berbasis aplikasi Go Jek, yang menuntut kenaikan skema intensif kerja. Rombongan massa setelah berorasi persis di depan kantor dewan langsung diterima masuk ke dalam. Hanya saja, sekitar belasan perwakilan massa masuk ditemui Komisi IV yang membidangi ketenagakerjaan. Kepada dewan, koordinator aksi, Iksan mengeluhkan skema insentif dari perusahaan aplikasi moda transportasi yang dinilai memberatkan. Para sopir disebutkan biasa beroperasi di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. ’’Ada penurunan insentif kepada driver tidak rasional, dari Rp 260 ribu menjadi Rp 60 ribu per 17 trip,’’ ujar dia. Selain itu, mereka juga berharap pemerintah maupun dewan memfasilitasi tuntutan driver online tersebut. ’’Selama ini, PT Gojek Indonesia (GI) Mojokerto tidak pernah melakukan negosiasi, hanya menyampaikan apa yang menjadi keputusan pusat,’’ imbuhnya. Di samping perwakilan driver online, turut hadir pula perwakilan PT GI wilayah Mojokerto dan Regional Surabaya. ’’Kami memberlakukan skema intensif baru dan itu kebijakan dari pusat untuk menata perusahaan,’’ ujar Boy, dari PT GI Regional Surabaya. Penurunan insentif itu tidak hanya di Mojokerto, tapi juga seluruh daerah. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Sopi’i mengatakan, polemik driver online tersebut wajib segera disikapi perusahaan. Lantaran, para driver juga termasuk tenaga kerja yang wajib diperhatikan kesejahteraannya. Meski, kebijakan perusahaan tersebut tak lepas dari pertimbangan internal perusahaan. ’’Kami memediasi dan mefasilitasi keinginan driver online bertemu dengan jajaran pengurus PT GI, tadi (kemarin, Red) dalam rapat dengar pendapat,’’ ujar dia. Politisi Partai Demokrat ini berharap segera didapatkan titik temu antara keinginan driver online dengan PT GI. ’’Tadi (kemarin, Red) sudah ada kesepakatan. Jumat depan harapannya sudah ada keputusan. Yang jelas, kami berharap jangan ada yang dirugikan,’’ tandasnya.

(mj/fen/ron/JPR)

 TOP