Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Journey

Maju Pilbup, Purwo Rajin Sowan Kiai

06 November 2019, 06: 50: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawa pos radar mojokerto

Purwo Santoso kian rajin melakukan safari ke tokoh politik dan kiai di Mojokerto.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kiai dinilai memiliki peranan penting. Dengan kemasyhuran dan popularitasnya, kiai juga dinilai mempunyai peran cukup sentral. Hal inilah yang disadari oleh Purwo Santoso. Salah satu tokoh yang serius running dalam momen Pilbup 2020 mendatang.

’’Sudah banyak sekali kiai yang saya datangi. Saya hanya sekadar silaturahmi,’’ katanya Selasa (5/11).

Di antara kiai yang telah disowani untuk sekadar bersilaturahmi berikut meminta masukan itu, adalah KH Chusaini Ilyas, di Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko. Bersama pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al-Misbar ini, Purwo mengaku lebih banyak bercengkrama tentang berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Selain itu, pensiunan PNS yang berdinas di UPT Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jatim tersebut, juga melakukan bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren Fatkhul Ulum, Kecamatan Pacet, KH Muslikhudin Abbas.

Di kediaman kiai yang akrab di sapa Yai Lik tersebut, Purwo sempat memperkenalkan diri hingga menyampaikan keinginannya dalam membangun Kabupaten Mojokerto. ’’Di Kiai Lik, tidak hanya sekali. Tapi, sudah seringkali saya lakukan,’’ tambahnya.

Di kawasan utara sungai, Purwo menunjukkan ketakzimannya dan sowan ke kediaman KH Falaqul Alam di Dawarblandong. ’’Sudah banyak sekali yang kami sowani. Tentunya, masih banyak yang belum tersentuh,’’ ungkap dia.

Bagi Purwo, sowan kepada kiai atau ulama sepuh sebagai salah satu langkah dirinya untuk melakukan membahas berbagai program pendidikan yang selama ini kerap terabaikan di tengah masyarakat. Di antaranya, tentang nasib guru ngaji di TPQ-TPQ.

Sejauh ini, perhatian pemda terhadap guru ngaji hanya sekadarnya saja. ’’Padahal, mereka adalah figur yang selama ini memiliki peran penting dalam membangun karakter. Pendidikan karakter yang dilakukan guru ngaji, seharusnya mendapat perhatian lebih. Bukan sekadarnya saja,’’ ungkap Purwo.

Pria yang kini tinggal di Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto tersebut, menjelaskan, dengan bersilaturahmi kepada para kiai, ia banyak mendengar keresahan, dan akan memasukkan saran-saran dari tokoh agama dalam program yang diusung di perhelatan pilbup nanti.

’’Paling tidak, saya lebih mengetahui persoalan di setiap lini. Dan, itu yang akan kami bawa dan kami masukkan dalam visi-misi,’’ pungkas dia. Perlu diketahui, Purwo Santoso menjadi salah satu figur yang tengah berjuang running dalam pilbup tahun depan.

Ia telah melangkah dan ikut berebut tiket di sejumlah parpol. Namun, Purwo tak sendirian. Ia akan bersaing dengan incumbent Pungkasiadi dan kepala Dinas Koperasi dan UKM Yoko Priyono.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia