Jumat, 06 Dec 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Rekrutmen CPNS 2019, Didominasi Tenaga Teknis

25 Oktober 2019, 08: 30: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawa pos radar mojokerto

Sebanyak 326 CPNS Pemkot Mojokerto yang lolos rekrutmen 2018 mengikuti pembekalan di De Resort Hotel, April lalu. (rizal/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot Mojokerto dipastikan mendapat jatah pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 ini. Jumlah kuota yang dibuka sebanyak 126 formasi. Sebagian besar merupakan tenaga teknis, dengan klasifikasi pendidikan minimal lulusan D-3.

Wali Kota Ika Puspitasari, menjelaskan, jatah penerimaan CPNS tahun ini telah sesuai dengan alokasi usulan yang diajukan pemkot kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birorasi (Kemenpan-RB).

Menurutnya, kategori yang cukup mendapat porsi jumbo adalah untuk posisi tenaga teknis. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 117 orang dari kuota keseluruhan formasi penerimaan CPNS di lingkup pemkot. ”Mayoritas memang tenaga teknis, sesuai dengan yang kita usulkan lewat e-formasi,” terangnya, kemarin. Dari jumlah tenaga teknis tersebut, kebanyakan berasal dari bidang informasi teknologi (IT).

Menurut Ning Ita, begitu wali kota biasa disapa, kebutuhan formasi itu diperoleh berdasarkan perhitungan analisis beban kerja (ABK) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia menyebutkan, banyaknya kebutuhan tenaga teknis IT karena untuk mendukung program sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di lingkungan Pemkot Mojokerto. Terlebih, kata dia, indeksnya SPBE di pemerintaha Kota Onde-Onde saat ini masih masuk kategori baik. Sedangkan, ke depan ditargetkan harus mencapai kategori sangat baik. ”Ke depan, kebutuhan untuk aplikasi-aplikasi yang terintegrasi di OPD itu kita siapkan dari internal kita. Jadi, tidak lagi meggunakan pihak ketiga, seperti sekarang ini,” tandasnya.

Oleh karena itu, OPD yang mendapat porsi cukup banyak berada di Dinas Komunikasi dan Informastika (Diskominfo). Sebab, orang nomor satu di lingkup pemkot ini, menyebutkan, jika Diskominfo difungsikan sebagai leading sector dari program SPBE.  ”Karena nanti difokuskan dari internal kita sendiri dari Diskominfo,” sebutnya. Untuk kebutuhan tenaga teknis bidang IT tersebut membuka peluang bagi pelamar yang kualifikasi pendidikannya minimal D-3, hingga sarjana atau S-1 dari jurusan teknik informatika dan sistem informasi.

Di samping bidang IT, imbuh Ning Ita, kuota cukup banyak juga dibutuhkan dari tenaga teknik fungsional. Penempatannya sesuai dengan kompetensi pendukung di masing-masing tugas dan fungsi pada jabatan. Menurutnya, posisi tersebut bakal disebar untuk mengisi kursi di seluruh jajaran di bawah Pemkot Mojokerto. Mulai dari sekretariat daerah hingga disebar di OPD lainnya. Salah satunya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). ”Di sana (DPUPR) kita butuh tenaga planologi, itu salah satu contohnya saja. Karena dari 126 (formasi yang di-ACC), mayoritas lebih pada jabatan teknis fungsional,” tandasnya.

Selain jabatan teknis, berdasarkan surat keputusan Menpan-RB Nomor 767 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Pemkot Mojokerto juga membuka peluang posisi tenaga pendidikan. Seluruhnya terdiri dari guru prakarya yang dijatah 5 orang. Sementara sisanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, dengan kuota 4 orang. Masing-masing untuk posisi dokter spesialis kandungan, penyakit dalam, syaraf, hingga orthopedi. Seluruhnya diplot untuk mengisi unit kerja di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Diperkirakan pengumuman dan pendaftaran resmi akan digulirkan akhir Oktober-awal November nanti. Untuk diketahui, rekrutmen CPNS kali ini merupakan tahap kedua setelah digulirkan 2018 lalu. Sebelumnya, pemkot diberikan jatah membuka 248 formasi rekrutmen CPNS 2018. Namun, yang berhasil lolos dari serangkaian seleksi 236 peserta. Masing-masing berasal dari kategori formasi tenaga kesehatan sejumlah 119 orang, kemudian tenaga guru 108 orang, tenaga teknis 8 orang, dan guru eks honorer K-2 satu orang.

(mj/ram/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia