Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Bermain Sulap, Tukang Pentol Justru Celaka

18 Oktober 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Bermain Sulap, Tukang Pentol Justru Celaka

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Niat hati ingin bermain sulap dan menghibur, justru membuat Sukram, warga Dusun Sawahan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, bernasib celaka.

Pria yang kesehariannya berdagang pentol itu mengalami luka parah di kepala, setelah dihantam batu oleh pelanggannya sendiri. Pelaku diketahui bernama, M. Rozak, warga Dusun Randegan, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Kini kasus penganiyaan tersebut dalam penanganan kepolisian. ’’Dugaan tindak penganiyaan ini masih didalami penyidik,’’ ungkap Paurbaghumas Polres Mojokerto, Ipda Teguh Kariyadi, kemarin.

Dia menyebutkan, sejauh ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi. Termasuk saksi pelapor atau korban. ’’Petugas juga sudah mengamankan batu dan baju yang ada bercak darah korban,’’ ujarnya.

Kasus penganiayaan terjadi pada Rabu (16/10) pukul 23.00. Korban yang sedang mangkal di Perempatan Dusun Randegan, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, kemudian bertemu pelaku, dengan nuansa santai.

Karena sebelumnya, keduanya sudah saling mengenal. Berniat a gar perbincangan tidak membosankan, korban kemudian mengajak pelaku bermain sulap menggunakan media batu kerikil.

Di tengah permainan, pelaku meminta korban menggunakan batu lebih besar sebagai media sulap. Tapi, permintaan pelaku ditolak korban.

Dan, pelaku diminta mengembalikan batu besar yang sebelumnya sudah ditaruh pelaku di pangkuan korban. ’’Meski pelaku tetap memaksa memainkan sulap, korban keukeuh menolak,’’ tuturnya.

Nah, diduga karena tersinggung, pelaku seketika emosional. Tanpa pikir panjang, ia lantas mengambil batu lalu menghantamkannya ke kepala korban, hingga mengakibatkan luka dan berdarah.

Beruntung, penganiayaan ini segera diredam warga. Warga juga melarikan korban ke RS Sido Waras Bangsal. ’’Korban mengalami lupa sobek di kepala bagian kiri,’’ tuturnya.

Tidak terima atas perlakuan pelaku, korban memilih untuk melaporkan penganiayaan tersebut ke Mapolres Mojokerto. Selama proses penyelidikan, petugas sudah mengantongi hasil visum rumah sakit, batu dan kaus korban yang terdapat bercak darah.

(mj/ori/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia