Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik
Purwo Santoso, Figur Baru dalam Pilbup 2020

Terinspirasi Strategi Pembangunan Bupati Nonaktif MKP

15 Oktober 2019, 09: 40: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawa pos radar mojokerto

Terjunnya Purwo Santoso ke dunia politik sudah dirancang dengan matang. Berbagai strategi sudah diterapkan untuk memuluskan running pilbup 2020 nanti. (imronarlado/radarmojokerto.id)

Niat Purwo Santoso mencalonkan diri sebagai Bupati Mojokerto, bukan datang secara tiba-tiba. Ia sudah cukup lama memperhatikan berbagai program yang dicanangkan Bupati nonaktif Mustofa Kamal Pasa (MKP). Di antaranya yang membuat ia terkesima, yakni pembangunan di sektor infrastruktur.

’’Saya sudah cukup lama memperhatikan program pembangunan yang dilakukan Bupati MKP. Beliau sangat memperhatikan hal-hal detail dalam pembangunan,’’ ungkapnya saat ditemui di kediamannya, di Pekayon, Kota Mojokerto, Senin (14/10).

Yang paling membuat Purwo terkesima yakni saat ia melakukan perjalanan ke kawasan Pacet, Trawas, Trowulan, hingga kawasan Dawarblandong. ’’Semua orang tahu. Hampir semua jalur utama, sudah sangat baik,’’ tambahnya.

Lima tahun menyentuh pembangunan infrastruktur, Purwo menghitung, masih terdapat sejumlah jalur yang belum tuntas. Langkah MKP mendadak tersendat setelah ia terseret kasus korupsi perizinan tower di wilayah Mojokerto.

MKP harus mendekam di dalam penjara dan dihukum selama 7 tahun penjara. ’’Masih ada. Dan, jalur itulah yang harus diteruskan. Bukan dibiarkan seperti sekarang ini,’’ ungkapnya.

Selain infrastruktur jalan, pensiunan PNS Dispenda Jatim ini, menilai, MKP juga tak mengesampingkan pembangunan saat malam hari. Lihat saja, di pedesaan hingga perkotaan, semua jalur sudah terang saat malam hari.

Diakui dia, banyak daerah tetangga yang masih belum memiliki program pembangunan seperti MKP. ’’Banyak yang tahu. Warga di sekitar Kabupaten Mojokerto, banyak yang iri dengan pembangunan di wilayah ini,’’ tegas dia.

Dengan berbagai strategi pembangunan itulah, Purwo mengaku, perlu terjun ke dunia politik untuk menggaungkan pembangunan di tingkat nasional. ’’Sejak awal, saya tidak ingin jadi penguasa. Tetapi, ingin sebagai pengayom,’’ katanya.

Dengan pengalaman sebagai birokrat yang matang dan pengusaha andal, Purwo meyakini bisa merealisasikan visi-misi yang telah dirumuskan tersebut.

Perlu diketahui, Purwo Santoso mendadak mengagetkan publik Mojokerto sejak dua bulan terakhir. Tak begitu dikenal di hiruk-pikuk politik, tetapi ia tiba-tiba mendaftar dalam penjaringan cabup sejumlah partai.

Lalu siapa sebenarnya Purwo Santoso? Warga Pekayon, Kota Mojokerto, ini merupakan pensiunan PNS Pemprov Jatim. Terakhir, ia menjadi Kepala UPT Dinas Pendapatan (Dispenda) Daerah Pemprov Jatim, di Trenggalek.  

Saat ini, Purwo Santoso tak sekedar rajin mendaftar. Namun, ia juga rutin melakukan safari politik. Bahkan, ia mengaku sudah mengantongi restu dari Jakfaril. Orang tua Bupati nonaktif, Mustofa Kamal Pasa.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia