Minggu, 08 Dec 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik
Pilkada Mojokerto 2020

Purwo Pertegas Pencalonannya di Pilkada

09 Oktober 2019, 08: 45: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Purwo Santoso (berkopyah hitam) saat bertemu dengan dewan syuro DPC PPP Kabupaten Mojokerto, Gus Nawas,

Purwo Santoso (berkopyah hitam) saat bertemu dengan dewan syuro DPC PPP Kabupaten Mojokerto, Gus Nawas, (dok/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Purwo Santoso memastikan dirinya tak main-main terjun ke kontestasi Pilbup Mojokerto. Hal itu dibuktikan dengan rajinnya safari politik yang ia lakukan sejak tiga bulan terakhir.

Pensiunan PNS Pemprov Jatim yang ditinggal di Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ini, mengaku safari politik itu dilakukan untuk menjalin hubungan dengan para politisi di daerah untuk menyukseskan langkahnya maju sebagai calon bupati periode 2020-2025 mendatang. ’’Saya tidak main-main. Sudah banyak yang saja ajak komunikasi,’’ ungkapnya, Selasa (8/10).

Purwo menyebutkan, sejumlah parpol yang sudah diajak komunikasi itu di antaranya adalah PKB, Golkar, Nasdem, PBB, dan PPP. ’’Sampai sekarang masih terus berjalan. Dan, akan terus saya lakukan komunikasi itu,’’ jelas dia.

Tak hanya di tingkat lokal. Purwo menyadari, dengan komunikasi yang apik di tingkat bawah, maka akan mempermudah mengantongi rekomendasi parpol.  Namun, ia tetap melanjutkan komunikasi hingga level provinsi, bahkan dewan pimpinan pusat (DPP).

’’Sudah banyak yang sudah ajak komunikasi di tingkat DPP. Dan, semua welcome,’’ tambahnya. Selain aktif menjalin komunkasi dengan partai politik, sejumlah organisasi kemasyarakatan juga telah dimintai restu.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto Kusairin tak membantah perihal komunikasi politik yang dibangun Purwo. Menurut dia, partai berlambang Kakbah ini sangat terbuka dengan seluruh figur yang akan running dalam kontestasi pilbup nanti.

’’Sejak ramai pilbup, memang banyak tokoh yang silaturahim. Termasuk Pak Purwo,’’ ungkap pria berpenampilan kalem ini. Kusairin menambahkan, meski sudah terdapat banyak nama, namun partai yang meraih lima kursi di parlemen daerah ini masih belum membuka penjaringan calon secara terbuka.

Dimungkinkan, parpol ini baru membuka pendaftaran di pengujung bulan Oktober nanti. ’’Pendaftaran sekaligus kami menggelar rapat pimpinan cabang,’’ tandasnya.

Seperti diketahui, hadirnya Purwo Santoso sempat mengagetkan publik Mojokerto. Namanya kerap menjadi pembincangan di kalangan politisi hingga para birokrat lantaran keberaniannya mendaftar sebagai cabup di PDIP dan Nasdem. Sebelum mendaftar, ia pun mengklaim sudah pamitan ke bupati nonaktif, Mustofa Kamal Pasa (MKP) dan orang tuanya, H. Jakfaril.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia