Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Pengunjung Hotel Tewas Usai Bercinta

04 Oktober 2019, 07: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Korban saat diidentifikasi polisi di kamar nomor 7, Hotel Sederhana, Pacet.

Korban saat diidentifikasi polisi di kamar nomor 7, Hotel Sederhana, Pacet. (khudori/radarmojokerto.id)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pengunjung Hotel Sederhana Dusun/Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, digemparkan dengan tewasnya seorang penyewa kamar, KMW, 46, di dalam kamar.

Warga asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini, meregang nyawa diduga usia berhubungan intim dengan tukang sepatu. Pria tersebut diketahui adalah SY, 52, warga Jalan Empunala, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

’’Terjadi di kamar nomor tujuh Hotel Sederhana,’’ ungkap Paurbaghumas Polres Mojokerto, Ipda Teguh Karyadi, kemarin. Menurut Teguh, korban diketahui meregang nyawa setelah sebelumnya diduga melakukan hubungan layaknya suami istri dengan Suyono. Tidak ada bekas penganiayaan dalam tubuh korban. Diduga korban tewas lantaran terserang penyakit jantung. ’’Hasil visum tidak ada unsur pidana,’’ tandasnya.

Disebutnya, peristiwa ini terjadi Kamis (2/10) malam. Saat itu, sekitar pukul 18.30, korban baru check-in di Hotel Sederhana, dengan dibonceng SY. Setibanya di hotel kelas melati itu, keduanya beranjak ke kamar nomor tujuh.

Seperti tujuan awal, di dalam kamar keduanya langsung melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun, di tengah bercinta sekitar pukul 19.30, korban mengeluhkan dadanya sesak napas. Kondisi itu membuat SY panik.

SY sempat menawari korban untuk dibawa ke rumah sakit. ’’Namun belum sampai dibawa ke rumah sakit, napas korban sudah tersengal-sengal. Korban juga tidak bisa bergerak,’’ terangnya. SY semakin panik, hingga akhirnya melapor ke petugas hotel dan dilanjutkan ke Mapolsek Pacet.

’’Setelah diperiksa petugas Puskesmas Pacet, korban sudah meninggal dunia, dikarenakan serangan jatung mendadak,’’ tandasnya. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) petugas tidak menemukan benda yang mencurigakan. Termasuk adanya bekas penganiayaan pada tubuh korban. ’’Kami hanya mengamankan minyak wangi Roll tanpa alkohol,’’ pungkasnya.

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia