Senin, 21 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Gagal Transfer, Uang Nasabah BRI Berkurang

03 Oktober 2019, 20: 12: 32 WIB | editor : Imron Arlado

Gagal Transfer, Uang Nasabah BRI Berkurang

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Gangguan sistem perbankan berujung pada pemotongan uang nasabah disinyalir tak hanya terjadi sekali. Disebut-sebut, hal ini kerap terjadi pada nasabah lainnya. Khususnya saat sistem sedang mengalami error.

’’Karena sistemnya, rekeningnya terdebet tetapi gagal mengkredit rekening tujuan,’’ ungkap Humas BRI Cabang Mojokerto Supriyono.

Meski tak sering terjadi, kejadian terdebet dengan sendirinya tersebut dimungkinkan pernah terjadi dan menimpa nasabah lain. Tak terkecuali dengan peristiwa yang menimpa nasabah Unit BRI Trowulan, Budianto, beberpa waktu lalu. Meski dalam transaksi menunjukkan keterangan gagal, namun saldo dalam rekening nasabah asal Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, ini berkurang Rp 3 juta. ’’Kalau kejadian seperti itu, melibatkan dua bank, BRI dan bank penerima, dari kantor pusat masih melakukan investigasi terkait hal tersebut,’’ terangnya.

Hanya saja, disinggung soal penyebab gangguan sistem ini kerap terjadi, pihaknya tak bisa menjelaskan secara detail. ’’Kalau terkait hal tersebut saya tidak punya kewenangan untuk menjawab,’’ tegasnya. Kendati demikian, atas peristiwa itu BRI lantas melakukan penanganan. ’’BRI telah menyelesaikan keluhan nasabah pada tanggal 1 Oktober 2019,’’ tegas Corporate Secretary, Hari Purnomo, dalam pers rilinya.

Terpisah, Budianto membenarkan jika sudah mendapatkan ganti atas raibnya uang dari rekeningnya tersebut. ’’Uang sudah dikembalikan senilai Rp 3 juta. Memang yang kemarin itu, katanya ada gangguan sistem,’’ ungkapnya. Sebelumnya, upgrade-nya kartu ATM BRI ber-chip yang sebelumnya digelorakan belum dibarengi sistem perbankan yang apik.  Sebelumnya, Budianto mengaku uang miliknya dalam rekening raib. Hal itu diketahui saat dia melukan transaksi di ATM BRI Unit Sooko, Jalan RA Basuni, Kabupaten Mojokerto, Minggu (29/9) dini hari. Hasil print-out  lima mutasi rekening terakhir tercatat ada transaksi senilai Rp 3 juta.

Padahal, sebelumnya transaksi yang dilakukan menyatakan gagal. Transaksi keluar tersebut tercatat dua kali. Masing-masing Rp 1,5 juta. Dan, dua kali potongan biaya transfer ke BCA yang merupakan rekening tujuannya. Kepala Unit BRI Trowulan Suryono juga tak menampik adanya keluhan sistem transaksi perbankan yang disampaikan nasabah. Pihak BRI menyatakan sudah menindaklanjuti keluhan nasabah tersebut.

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia