Senin, 21 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Diduga Keracunan, Pengemis Tewas di Pasar

14 September 2019, 09: 15: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Yasrip, 55, warga asal Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik diduga mengalami keracunan makanan dan ditemukan tewas di pasar Terusan, Gedeg.

Yasrip, 55, warga asal Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik diduga mengalami keracunan makanan dan ditemukan tewas di pasar Terusan, Gedeg. (salihin/radarmojokerto.id)

GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pedagang dan pengunjung Pasar Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto dikejutkan dengan tewasnya pengemis di teras pasar, Jumat (13/7) pukul 07.00. Korban diketahui bernama Yasrip, 55. Warga asal Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik tersebut diduga mengalami keracunan makanan. Sebab, saat ditemukan dalam kondisi tengkurap, di bagian mulutnya diketahui masih tersisa butir nasi.

Sekdes Terusan Fatikh, mengungkapkan, sebelum diketahui tewas, malam sebelumnya korban masih terlihat meminta-minta kepada pengunjung pasar. ”Hasilnya, untuk membeli nasi goreng,” katanya. Meski demikian, belum diketahui pasti penyebab tewas korban. Namun, lanjut Fatikh, memang ada dugaan korban mengalami keracunan. Sebab, saat ditemukan pertama kali, di sekitar mulutnya masih tersisa butiran-butiran nasi goreng. Selain itu, di lokasi kejadian perkara (TKP) juga ditemukan sarung dan tas milik korban.

Kepala Dusun Terusan, Desa Terusan Ahmad Syafi, menambahkan, jasad korban pertama kali ditemukan tukang becak, Sadi. Semula warga asal Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto tersebut melihat tubuh korban dalam kondisi tengkurap di teras pasar sekitar pukul 3.00. Namun, saat itu ia mengira korban sedang tertidur.

Karena hingga pukul 07.00 korban tak kunjung bangun, Sadi pun memastikan kondisi korban. ”Sadi kemudian melaporkan kepada saya kalau ada orang meninggal di teras pasar,” paparnya.

Selama ini, korban diketahui sebagai pengemis yang tinggal kawasan Desa Terusan. ”Saya tahu betul sama korban. Sekitar 5 tahun dia ada di wilayah desa kami,’’ jelasnya. Untuk mengetahui penyebab tewasnya korban, perangkat desa dibantu petugas kepolisian dari Polsek Gedek mengevakuasi korban ke RSUD dr Basoeni Gedeg.(hin)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia