Senin, 21 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik
Pilkada Mojokerto 2020

Lima Nama Berebut Jatah Cawabup di Jalur PDI P

13 September 2019, 07: 45: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Anggota DPRD Kota Mojokerto M. Rizky Fauzy Pancasilawan, yang baru dilantik mencoba peruntungan baru dengan mendaftar sebagai Cawabup di PDIP, Rabu (12/9).

Anggota DPRD Kota Mojokerto M. Rizky Fauzy Pancasilawan, yang baru dilantik mencoba peruntungan baru dengan mendaftar sebagai Cawabup di PDIP, Rabu (12/9). (Imron Arlado/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – PDIP telah menutup proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati periode 2020-2024, Rabu (12/9). Sebanyak tujuh nama telah mendaftar dan bakal bertarung untuk memperebutkan rekom dari partai moncong putih ini. Ketujuh nama itu adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi, dan pensiunan PNS, Purwo Santoso. Keduanya sama-sama mengincar rekom kursi bupati. Sementara, lima lainnya ada nama Firman Effendi, Agus Suprayitno, Kustanto, Sunarto, dan M. Rizky Fauzy Pancasilawan. Mereka bakal berebut rekom sebagai cawabup.

Sugeng, panitia penjaringan bacabup-bacawabup periode 2020-2024 di PDIP mengatakan, ketujuh nama tersebut di-deadline segera mengembalikan formulir pendaftaran. ’’Pendaftaran sudah ditutup. Dan, besok (hari ini, Red), terakhir pengembalian berkas,’’ ujarnya. Pasca formulir pendaftaran dikembalikan oleh para pendaftar, panitia akan meneruskan ke tingkat DPD Jatim. ’’Kewenangan kita hanya di proses penjaringan. Selanjutnya akan kita serahkan ke DPD,’’ jelas dia.

Ketua panitia penjaringan Sriatin menambahkan, proses rekrutmen kandidat bupati dan wabup di Pilkada 2020 yang diusung PDIP, membutuhkan waktu cukup panjang.

Karena pasca masuk dalam penjaringan, pendaftar akan menempuh berbagai tahap. Di antaranya, sekolah partai yang akan berlangsung selam sepekan. ’’Itu nanti DPP yang akan menggelar,’’ ungkapnya. Terkait dengan syarat pun, pendaftar harus bekerja sangat keras. Karena harus menyertakan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Mulai dari bebas narkoba, hingga surat tidak pailit yang dikeluarkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sementara itu, pendaftar terakhir, M. Rizky Fauzy Pancasilawan, saat dikonfirmasi menerangkan, pendaftaran yang dilakukan untuk memberikan pengabdian yang lebih besar bagi Mojokerto. ’’Saya ada niat untuk memberikan pengabdian ke masyarakat yang lebih luas,’’ ungkapnya. Anggota DPRD Kota Mojokerto periode 2019-2024 yang baru dilantik ini menilai, Kabupaten Mojokerto memiliki deretan sumber daya alam (SDA). Namun, jika dikelola dengan baik dan benar, maka Mojokerto akan diperhitungkan oleh daerah lain.

Rizky mengaku tak sekadar melihat potensi alam. Namun, ia juga memelototi pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, insfrastruktur, pariwisata hingga pertanian. ’’Sudah banyak konsep yang kami buat. Dan, untuk bisa terealisasi, membutuhkan dukungan dari banyak kalangan. Termasuk, rekom dari PDIP,’’ pungkasnya.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia