Senin, 21 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik
Pilkada 2020

Purnawirawan Polisi Berebut Tiket PDIP

12 September 2019, 08: 10: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Kepala nonaktif Desa Mojodadi , Kec. Kemlagi, Agus Suprayitno, saat mendaftar sebagai bacawabup di kantor DPC PDI Perjuangan

Kepala nonaktif Desa Mojodadi , Kec. Kemlagi, Agus Suprayitno, saat mendaftar sebagai bacawabup di kantor DPC PDI Perjuangan (imronarlado/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Jelang penutupan pendaftaran penjaringan Bacabup-Bacawabup, PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto kembali menerima calon pendaftar. Adalah Agus Suprayitno. Kepala Desa nonaktif Mojodadi, Kecamatan Kemlagi ini, ikut mengadu nasib mendapat rekom dari moncong putih.

Agus mendatangi Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 14.00. Ia yang didampingi sejumlah pendukungnya tersebut, diterima langsung ketua panitia penjaringan, Sriatin.

Bagi Agus, mendaftar sebagai wakil bupati di partai besutan Megawati Soekarnoputri ini, bukan tanpa sebab. ’’Saya punya alasan kuat. Ada pertimbangan yang sangat matang sebelum saya ikut mendaftar,’’ ujarnya, tadi malam.

Alasan Agus ikut bertarung dalam kontestasi pilkada ini adalah ingin menata Kabupaten Mojokerto menjadi lebih baik. Terutama, pembangunan di tingkat pedesaan. ’’Kepala daerah selama ini, kurang maksimal,’’ jelasnya.

Selain itu, purnawirawan polisi ini, menilai, pembangunan di sektor olahraga selama ini, juga sangat jauh dari harapan. Berbagai prestasi masih perlu digenjot agar olahraga mampu menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat luas.

Mendasar pengalamannya sebagai kepala desa satu periode, Agus sangat optimistis mampu merengkuh dukungan hingga akar rumput. ’’Tentunya, untuk menjadi kepala daerah, perlu dukungan dari parpol. Dan kami mengharap, PDI Perjuangan mampu mewujudkan itu,’’ pungkas pria yang akrab disapa Agus Cemani tersebut.

Sementara itu, ketua penjaringan dan pendaftaran Bacabup-Bacawabup Kabupaten Mojokerto Sriatin, mengatakan, Agus menjadi pendaftar keempat dari tiga kandidat lain yang telah mendaftar sebelumnya. ’’Pendaftaran akan kami buka sampai 12 September pukul 13.00,’’ ujarnya.

Nama-nama yang telah mendaftar, akan disorong ke pengurus harian DPC lalu dilanjutkan ke DPD PDI Perjuangan Jatim. ’’Proses ini masih sangat panjang. Berapa pun pendaftar yang maju, akan kami proses dan akan kami kirim ke pengurus,’’ tambah mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Perlu diketahui, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto telah membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Partai yang memiliki 9 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto ini mencatat Pungkasiadi sebagai pendaftar pertama.

Tak lama setelah Pung, hadir Purwo Santoso. Ia adalah mantan kepala UPT Dispenda Jatim di Trenggalek. Dan, jelang penutupan, nampak ketua KONI Firman Effendi, mendaftar sebagai calon wakil bupati.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia