Selasa, 12 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Puskesmas Jetis Akui Teledor dan Tarik Salep Kedaluwarsa

11 September 2019, 21: 06: 02 WIB | editor : Imron Arlado

Petugas Puskesmas Jetis langsung turun ke rumah pasien dan menarik obat yang kedaluwarsa.

Petugas Puskesmas Jetis langsung turun ke rumah pasien dan menarik obat yang kedaluwarsa. (Khudori/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto- Puskesmas Jetis, Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan salep kedaluwarsa ke sepuluh pasiennya, mengaku telah teledor dan meminta maaf ke masyarakat.

Pemberian obat kadalursa ini terjadi Rabu (11/9) sekitar pukul 09.00 terhadaps warga Dusun Sumberwuluh, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis.

Kepala Puskesmas Jatis dr. Dadang Hendryanto menegaskan, pasca mendapat laporan adanya peristiwa ini, pihaknya langsung menarik obat kedaluwarsa sekaligus menggantinya dengan obat baru.

’’Alhamdulillah kami sudah tindak lanjuti ke rumah pasien untuk diganti sesuai penyakit yang diderita. Dan, Alhamdulillah belum sempat dipakai,’’ katanya.

Ia juga menegaskan, permohonan maaf atas keteledoran staf yang diduga kurang teliti dalam memberikan obat kedaluwarsa kepada pasien. ’’Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya. Memang ada kekurangtelitinya staf kami. Tapi, sudah langsung kami tegur dan dilakukan pembinaan,’’ tegasnya.

Disinggung soal ketersediaan obat kedaluwarsa di puskesmas, Dadang menegaskan, sebenarnya obat kedaluwarsa sudah ditarik dan dimusnahkan. Namun, masih ada beberapa yang terselip di apoteker. ’’Kita tetap berusaha memberikan obat yang sesuai. Dan, bila ada kejadian seperti ini langsung kita tindak lanjuti demi keamanan pasien,’’ pungkasnya.

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia