Selasa, 12 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Lifestyle
Komunitas Gunpla Builder Mojokerto (GBM)

Ajang Bertemunya Pencinta Robot Gundam

10 September 2019, 08: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Mereka yang sudah berumur pun tetap hobi merakit robot Gundam. Karena, robot ini memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dalam setiap seri yang diluncurkan.

Mereka yang sudah berumur pun tetap hobi merakit robot Gundam. Karena, robot ini memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dalam setiap seri yang diluncurkan. (dok/radarmojokerto.id)

Mainan robot tak sekadar menjadi lirikan anak-anak. Di Mojokerto, sejumlah anak-anak hingga dewasa ’’keracunan virus’’ robot Gundam. Yakni, robot asal Jepang yang membutuhkan waktu cukup panjang dalam proses perakitan.

’’Saya bisa menyelesaikan sampai dua bulanan. Karena sulit dan begitu detail,’’ ungkap Khoirul Hidayat, 27, asal Gembongan, Kecamatan Gedeg.

Anggota Gunpla Builder Mojokerto ini, mengaku, robot Gundam memiliki keunikan tersendiri dibanding robot yang lain. Selain memiliki cerita dalam setiap seri yang diluncurkan, Gundam juga memiliki tingkat keunikan dalam proses perakitan.

Ia mencontohkan, Gundam seri Perfect Grade Gundam O07 SWARM original bandai. Harganya mencapai Rp 3 juta per unit. ’’Kalau tiap hari dirakit selama dua jam saja, sekitar dua bulan baru selesai semuanya,’’ jelasnya.

Khoirul bukan sekadar hobi robot. Namun, ia menuturkan, robot Gundam menyimpan cerita tersimpan dalam setiap unitnya. Mulai dari misi perang hingga kancah perpolitikan. ’’Kalau ada film robot, terkesan anak kecil. Berbeda dengan Gundam dengan cerita menarik bahkan tragis,’’ tambah pria yang kesehariannya bekerja di PT Energi Agro Nusantara (Enero), Gedeg tersebut.

Sementara itu, Ketua GBM Yusron Aulia, 26, menuturkan, saat ini anggota komunitas Gundam di Mojokerto mencapai puluhan. Mereka berusia belasan tahun, hingga yang sudah berusia renta.

Bagi dia, robot Gundam, memiliki keunikan dalam proses perakitan. ’’Buildernya yang menarik. Merakit itu yang asyik,’’ ujarnya.

Biasanya, para pencinta robot Gundam yang telah ’’lulus’’ proses merakit, mereka bisa menjalar ke proses custom Gundam. Di level ini, biasanya mereka akan me-repaint bagian-bagian tertentu. Di sinilah, kreativitas para Gundamer akan teruji. Skill mereka melakukan cat ulang, hingga modifikasi gerakan robot.

Sukses di bagian ini, para pecinta Gundam akan melanjutkan ke proses diorama. Di sinilah, para anggota akan membuat semacam miniatur tiga dimensi dengan pemandangan sesuai seri robot.

Setiap bulan, anggota komunitas GBM ini rutin berkumpul. Mereka akan saling berbagi pengalaman dalam proses merakit hingga saling pamer tentang koleksi terbaru yang dimilikinya.

(mj/ron/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia