Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Fraksi Gemuk Berpotensi Koalisi di Ajang Kontestasi Pilkada Mojokerto

05 September 2019, 12: 24: 16 WIB | editor : Imron Arlado

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa for radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Tiga fraksi dengan perolehan jumlah kursi ’’gemuk’’ berpotensi menjalin koalisi di ajang kontestasi kepala daerah. Yakni, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), dan Fraksi Persatuan Amanat Pembangunan Indonesia (F-PAPI).

Manuver parpol dalam pembentukan fraksi dianggap cerminan koalisi parpol ke depannya. Mengingat, agenda pilbup tinggal beberapa bulan lagi. Sesuai ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan calon (paslon) yang runningpilbup wajib mengantongi dukungan minimal 20 persen kursi DPRD kabupaten atau minimal 25 persen dari perolehan suara pemilu.

Ketua F-PAPI DPRD Kabupaten Mojokerto Khusairin menuturkan, fraksinya memiliki 10 anggota dewan. Pihaknya mengaku fraksinya bakal bekerja maksimal pada periode ini. ’’Harapan kita ya fraksi akan bekerja maksimal. Dapat memberikan masukan pemda dengan ide-ide yang bermanfaat,’’ ujarnya.

Fraksi PAPI terdiri dari tiga parpol, yakni PPP, PAN, dan Gerindra. Berdasarkan asal masing-masing parpol, Khusairin yakin mereka memiliki kesamaan platform. Sehingga, dapat bekerja secara kompak dengan platform nasionalis dan religius. ’’Kami ada kesamaan. Sama-sama partai yang religius,’’ timpalnya.

Disinggung soal proyeksi dalam pilkada tahun depan, anggota dewan empat periode ini menaksir dapat berkiprah lebih luas lagi. ’’Bisa jadi (untuk usung paslon). Kalau dalam perjalanannya mendukung, bisa saja terjadi,’’ jawabnya. Manuver parpol untuk mendulang kekuatan politis lewat jajaran fraksi juga dilakukan F-PDIP. Fraksi utuh ini nyatanya memiliki 10 anggota dewan.

Meski perolehan kursi PDIP pada Pemilu 2019 hanya 9 kursi. Tambahan kursi didapatkan setelah anggota dewan dari Partai Bulan Bintang (PBB) memilih merapat ke PDIP. Alhasil, perolehan kursi F-PDIP secara kumulatif menjadi 10 kursi. Yang mana, dari perolehan kursi itu merupakan syarat minimal perolehan kursi untuk mengusung paslon dalam pilbup tahun depan.

Sekretaris F-PDIP, Ismail Pribadi mengatakan, agenda pilbup terbilang masih lama. Pihaknya mengaku masih fokus agenda kedewanan. ’’Ya belum,’’ ujar dia. Meski dengan perolehan 10 kursi itu dapat untuk mengusung paslon. Ismail mengatakan, bagi PDIP untuk mengusung paslon memang wajib mengantongi minimal 10 kursi.

Sehingga membutuhkan koalisi dengan parpol lain. Pihaknya mengaku enggan terburu-buru membicarakan agenda suksesi kepemimpinan di tahun depan. ’’Ya, nanti kan tetap keputusan dari pusat,’’ jawabnya merendah. Diketahui, fraksi utuh yang juga punya 10 kursi adalah F-PKB.

Seluruh anggota dewan didalam fraksi tersebut berasal dari PKB. Yang mana dengan perolehan kursi tersebut, parpol berlambang bola dunia itu menjadi parpol pemenang dalam pemilihan legislatif April lalu. (ris)

(mj/fen/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia