Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal
Santri Tewas di Tangan Senior

Ditendang Empat Kali Langsung Terjungkal

04 September 2019, 14: 06: 50 WIB | editor : Imron Arlado

Kasi Pidum Kejari Mojokerto Arie Satria saat mengamati BAP.

Kasi Pidum Kejari Mojokerto Arie Satria saat mengamati BAP. (Imron Arlado/radarmojokerto.id)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto- Kasus penganiayaan santri senior terhadap juniornya, di Pondok Pesantren (ponpes) Mamba’ul Ulum, Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto. Dalam waktu dekat, kasus ini bakal memasuki proses persidangan.

Di depan JPU, pelaku mengaku menendang bagian kepala korban sebanyak empat kali. Tendangan pertama yang menggunakan telapak kaki tersebut, tepat di wajah korban. Sementara, korban yang tengah duduk di kamarnya, langsung terpental dengan kepala membentur tembok.

Pada tendangan pertama, korban langsung terjungkal. Pelaku berinisial WN, 17 ini pun, kembali melancarkan tendangan sebanyak empat kali. Saat itu juga, hidung korban langsung mengeluarkan darah segar.

Kasi Pidum Kejari Kabupaten Mojokerto, Arie Satria mengatakan, pelaku ditahan selama 5 hari kedepan. ’’Pelaku dan korban sama-sama masih anak. Kita lihat di persidangan (penganiayaan berujung meninggalnya korban ada kesengajaan apa tidak, red),’’ ungkapnya.

Arie menegaskan, terkait penyebab kematian korban akan dilihat di fakta persidangan. Menurutnya, reka adegan, rekontruksi dan hasil visum sudah dikantongi JPU. Sehingga tak butuh lama pihaknya melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. (ron)

(mj/ron/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia