alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Kolam Renang Sekarsari Ditutup

03 September 2019, 23: 26: 22 WIB | editor : Imron Arlado

Kolam pemandian Sekar Sari tampak terbengkalai. Sehingga rawan menjadi sarang nyamuk penyebar penyakit demam berdarah.

Kolam pemandian Sekar Sari tampak terbengkalai. Sehingga rawan menjadi sarang nyamuk penyebar penyakit demam berdarah.

MAGERSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto - Keberadaan kolam pemandian Sekar Sari yang terbengkalai memantik reaksi dewan. Mereka mendorong eksekutif segera menindaklanjuti pembenahan. Termasuk pemberdayaan kolam pemandian yang legendaris tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, lokasi pemandian itu sudah ditutup setidaknya empat bulan lalu. Kini, kolam itu sudah tampak terbengkalai. Karena tidak ada perawatan atau dijamah orang. Kondisi kolam sudah kotor.

Bahkan, air kolam pemandian yang masih tertampung tampak sudah berubah warna. Kini, warnanya hijau pekat dengan banyak ditumbuhi lumut. Kondisi itu kian menambah parah lingkungan bekas wisata idola di pusat kota. ’’Kalau dibiarkan bisa jadi sarang nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah,’’ ujar Wuliono, salah satu warga Suratan, Kecamatan Kranggan.

Dirinya mengaku prihatin atas kondisi pemandian Sekar Sari. Karena, tidak bisa digunakan warga kota berwisata, kini pemandian itu mangkrak. Padahal, warga kota juga membutuhkan tempat wisata yang murah dan terjangkau. ’’Selama ini kolam itu jadi jujukan warga yang ingin wisata yang murah dan terjangkau,’’ ujarnya.

Pria berkumis tebal ini berharap ada segera ada pembenahan di kolam pemandian legendaris itu. Terlebih, lokasi itu memiliki nilai historis tersendiri di hati warga kota. Selain sebagai tempat wisata, warga biasanya juga menikmati pemandangan menara air yang lokasinya bersebelahan. ’’Harapannya segera dibenahi agar tempat wisata yang murah dan terjangkau kembali bisa dinikmati warga,’’ tambah dia.

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota, Deny Novianto, mengatakan, kolam pemandian Sekar Sari merupakan salah satu aset milik Pemkot Mojokerto. Pihaknya prihatin jika kondisinya terbengkalai karena belum ada pembenahan. ’’Itu aset pemkot yang wajib dirawat,’’ kata dia.

Ditegaskannya, aset pemerintah daerah tersebut jika ingin dibenahi maka wajib segera ditindak lanjuti. Lantaran, pihaknya mendengar, lokasi itu sudah ditutup cukup lama. Sehingga, dirasakan perlu dilakukan pembenahan. ’’Yang jelas wajib ditindak lanjuti berupa pembenahan dan pemberdayaannya,’’ tegasnya.

Disebut-sebut, tahun anggaran 2020 mendatang, sudah ada alokasi anggaran untuk kolam pemandian Sekar Sari.

Diketahui, sejatinya kontrak pengelolaan kerja sama kolam pemandian wisata Sekar Sari berakhir di pengujung tahun ini. Namun, pemkot mengambil alih pengelolaan dan menutup wisata pemandian yang akrab bagi warga Kota Onde-Onde ini.

Disebut-sebut pengambilalihan pengelolaan itu dipicu tunggakan retribusi atas wisata dari pengelola lama. Setelah diambil alih, kolam renang yang berada di Jalan Empu Nala No 2 itu ditutup pemkot. Sedianya, lokasi wisata di pusat kota itu bakal dibangun ulang dengan desain terkini. (fen/abi)

(mj/fen/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya