Senin, 21 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Pura-Pura Membesuk, Nyelinap di Empat Rumah Sakit, Sambar Tas Pasien

02 September 2019, 18: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Zainul Arief, tersangka pencurian tas milik pasien rumah sakit diamankan di Mapolresta Mojokerto.

Zainul Arief, tersangka pencurian tas milik pasien rumah sakit diamankan di Mapolresta Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari-hari Zainul Arief, 37, warga Dusun/Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, harus dihabiskan di sel tahanan Mapolresta Mojokerto.

Dia ditangkap anggota satreskrim setelah terbukti melakukan pencurian di Rumah Sakit Kamar Medika, Jalan Empunala, Kelurahaan Kedundung, Kecamatan Magersari.’’Dia terbukti mencuri tas selempang merek Eiger berisi uang Rp 3 juta di kamar inap Mawar 4 milik pasien,’’ ungkap Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka.

Bahkan, pencurian yang dilakukan ini diduga bukan hanya sekali. Ade menuturkan, hasil pemeriksaan penyidik pelaku sudah melakukan pencurian yang sama di beberapa rumah sakit sebanyak empat kali. Di antaranya, di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, RS Emma, RS Hasanah, dan terakhir di RS Kamar Medika.

’’Modusnya sama. Pelaku beraksi malam hari saat para pasien tidur. Sasarannya, lebih pada pasien yang sedang tidak ditunggu keluarga,’’ katanya. Menurutnya, pencurian di RS Kamar Medika dilakukan tersangka pada Senin (26/8) pukul 03.00. Sebelumnya, dia berpura-pura sebagai pengunjung atau keluarga pasien.

Layaknya pengunjung pada umumnya. Pelaku masuk ke dalam rumah sakit untuk mencari sasaran. ’’Jadi, satu per satu kamar rawat inap dimasuki pelaku untuk mencari target,’’ terangnya. Nah, saat pelaku masuk kamar Mawar 4, kebetulan pelaku melihat pasien dalam keadaan tidur tanpa ada penunggu dari keluarga. Kesempatan itu membuat pelaku leluasa masuk dalam kamar.

Pelaku akhirnya menyelinap masuk dan mengambil tas selempang merek Eiger warna biru dongker yang ditaruh di atas kepala korban. ’’Karena dirasa aman, pelaku kemudian mengambilnya dan membawanya kabur,’’ tuturnya. Tas berisi barang berharga milik Aldi Rakavisana, 24, warga Miji Baru, Kecamatan Kranggan, pun raib.

Berisi uang tunai Rp 3 juta, ATM, SIM A dan C, serta STNK sepeda motor. Korban lantas melapor ke pihak rumah sakit. Dalam rekaman CCTV (closed circuit television) diketahui tas miliknya dicuri pelaku saat korban tertidur pulas.

’’Korban baru tahu sekitar pukul 04.45. Saat istrinya minta uang untuk membelikan makanan,’’ ujarnya. Atas peristiwa itu korban melapor ke Mapolresta Mojokerto. Bermodal laporan dan alat bukti rekaman CCTV rumah sakit, Rabu (28/8) pelaku ditangkap di rumahnya. Petugas juga mengamankan barang bukti Honda Vario Nopol S 4312 RT dan pakaian yang dikenakan saat mencuri.

’’Uang curian hanya tersisa Rp 50 ribu. Selebihnya dihabiskan pelaku,’’ tandasnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia