Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Graha Merdeka Majapahit, Gapura Polres Bernuansa Kolonial Belanda

16 Agustus 2019, 22: 26: 55 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pengendara melintas di depan Gapura Graha Merdeka Majapahit, Mapolres Mojokerto.

Pengendara melintas di depan Gapura Graha Merdeka Majapahit, Mapolres Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Terobosan kreativitas tak henti-hentinya digulirkan Polres Mojokerto untuk memanjakan pemberian pelayanan publik. Mengangkat tema Graha Merdeka Majapahit, polisi mengajak masyarakat memupuk persatuan dan menumbuhkan nasionalisme dan cinta NKRI. Hal ini sekaligus menyemarakkan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI.

Bangunan gapura didesain arsitektur kolonial belanda tersebut berdiri di pintu utama masuk Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari. Dilengkapi replika lambang negara Garuda Pancasila raksasa dan simbol Surya Majapahit, menjadikan gapura ini tampak kian megah.

Tak ketinggalan, di bagian depan terdapat tulisan 1945 dan 2019. Menggambarkan usia dan perjalanan kemerdekaan RI. Sesuai tema kemerdekaan SDM Unggul Indonesia Maju, gapura ini juga menjadi bagian dari ajang festival gapura cinta negeri. ’’Gapura Graha Merdeka Majapahit tersebut menggambarkan nuansa zaman kolonial Belanda.

Garuda Pancasila menggambarkan kedaulatan NKRI, logo Surya Majapahit menggambarkan Majapahit yang pernah menyatukan nusantara,’’ kata Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heryanto. Di bagian dalam, masyarakat yang datang akan disuguhkan dengan barisan gapura kecil bertuliskan Dirgahayu Ke-74 Kemerdekaan RI dengan foto Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dan Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Umbul-umbul merah putih turut menghiasi atap depan pos penjagaan dan SPKT. Kapolres menjelaskan, gapura berkonsep Graha Merdeka Majapahit dibuat khusus untuk menyambut hari kemerdekaan. Melalui perpaduan bangunan kolonial, angka tahun dan Garuda Pancasila pada gapura, pihaknya ingin mengajak pengunjung dan masyarakat mengenang kembali masa-masa perjuangan merebut kemerdekaan RI dari penjajah.

’’Proses pembangunannya gotong-royong semua personel dan masyarakat sekitar. Kami ingin mengajak masyarakat menjaga keutuhan NKRI dengan menjaga persatuan dan kesatuan, serta persaudaraan melalui SDM Unggul Indonesia Maju,’’ paparnya. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan. Bahkan, sekilas masyarakat seakan diajak bernostalgia seperti 74 tahun silam.

Sejak menapakkan kaki di pintu gerbang mapolres, masyarakat akan disambut petugas yang mengenakan kostum perjuangan. Polisi tempo dulu ini bakal ditemui pada pelayanan di satuan penyelenggara administrasi (Satpas) SIM dan Kantor Samsat Satlantas Polres Mojokerto, di Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri.

Selain mendapat pelayanan prima, masyarakat turut dimanjakan sajian kopi dan teh gratis. ’’Dalam satpas kami juga menyediakan smoking area, ruang khusus ibu menyusui, dan playground,’’ tambah Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Bobby M. Zulfikar.

Untuk mempermudah masyarakat mendapat pelayanan SIM, pihaknya mempunyai program unggulan, yakni Majapahit Coaching Clinic. Di dalamnya menyediakan fasilitas bagi calon pemohon SIM untuk berlatih ujian teori dan praktik. ’’Agar lebih dekat dengan masyarakat, di sini ada spot photobooth yang instagramable,’’ tandasnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia