Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Mata Lensa

Ngopi Grosok dan Diskusi tentang Apa Saja…

13 Agustus 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pedagang menyaring kopi grosok sebelum disajikan kepada pelanggan di Trawas, Mojokerto.

Pedagang menyaring kopi grosok sebelum disajikan kepada pelanggan di Trawas, Mojokerto. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

MOJOKERTO merupakan salah satu wilayah penghasil kopi di Jawa Timur. Trawas salah satunya. Kopi khas pegunungan tersebut disukai masyarakat pencinta kopi seluruh nusantara.

Disajikan di kedai-kedai sederhana hingga berkelas. Bahkan merambah mancanegara. Berbagai cara orang menikmati kopi. Di sebuah dusun kecil di Brejel Kidul, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, terdapat sebuah warung kopi dengan ciri khas unik.

Orang menyebutnya kopi grosok. Biji kopi yang ditumbuk kasar dengan campuran rempah pilihan. Dalam penyajianya, Yu Tumini, pemilik warung , melengkapi dengan saringan kecil. Para penikmat kopi harus menyaringnya terlebih dahulu sebelum diseruput.

Warung Yu Tum tak pernah sepi pembeli. Penikmat kopi yang berkumpul pun beragam. Dari petani hingga pegawai negeri. Sambil menikmati kopi mereka berdiskusi. Tentang apa saja yang terjadi. Bahkan sesuatu yang belum terjadi pun menjadi bahan. Itulah asyiknya nongkrong di warung kopi. 

(mj/fan/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia