Rabu, 21 Aug 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Kotak Masjid Baitul Makmur Dibobol, Terpantau CCTV, Tiga Kali Beraksi

13 Agustus 2019, 21: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

: Takmir Masjid dan Ketua RW 04 Kholil Askohar menunjukkan kotak amal Masjid Baitul Makmur Perum Griya Permata Ijen Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, yang dibobol maling.

: Takmir Masjid dan Ketua RW 04 Kholil Askohar menunjukkan kotak amal Masjid Baitul Makmur Perum Griya Permata Ijen Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, yang dibobol maling. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Maling kotak amal terjadi di Masjid Baitul Makmur Perum Griya Permata Ijen Kelurahan Wates,  Kecamatan Magersari,  Kota Mojokerto, Senin (12/8).

Bahkan, peristiwa ini terhitung sudah berlangsung tiga kali. Kerugiannya pun ditafsir capai Rp 10 juta. Kali terakhir, aksinya berhasil terekam Closed Circuit Television (CCTV) masjid. Pelaku nampak leluasa membuka rantai bahkan gembok kotak amal.

Nampak dari CCTV yang beredar, pelaku seorang laki-laki tanpa menggunakan penutup wajah terlihat jelas. Dia yang sedang beraksi bahkan sesekali sempat melihat ke arah CCTV. ’’Kalau dihitung dari tahun 2018 lalu, sudah tiga kali kotak amal di sini dicuri,’’ ungkap Imam Masjid Baitul Makmur, Abah Jito.

Hanya saja, dua kejadian pencurian sebelumnya, tidak terekam CCTV. Itu lantaran lima unit CCTV masjid baru dipasang awal tahun ini. Dengan rincian, tiga kamera berada di dalam masjid dan dua lainnya berada di pintu masuk dan tempat parkir sepeda motor. Bahkan 1 CCTV menghadap kotak amal.

Jito menegaskan, pemangan CCTV ini setelah takmir masjid dibuat resah dengan ulah oknum tak bertanggung jawab tersebut. Sehingga, dalam aksi pencurian kali ketiga ini, pelaku berhasil terakam CCTV. Nominalnya pun diperkirakan cukup besar hingga Rp 3 juta.

Menyusul, masjid dengan jamaah sekitar 150 orang ini merupakan kumpulan infak sejak sebelum Ramadan. ’’Jadi, kalau ditotal dengan kejadian sebelumnya, kerugiannya capai Rp 10 juta,’’ tuturnya. Ketua RW 04 Perum Griya Permata Ijen, Kholil Askohar, menambahkan, pencurian kotak amal ini benar-benar membuat warga resah.

’’Jujur saja kami merasa resah. Tadinya tempat tinggal kami termasuk yang aman dan tentram,’’ ungkapnya. Pihaknya berharap pencurian kali ketiga di masjid kami ini bisa tertangkap aparat kepolisian. Apalagi dari rekaman CCTV, wajah pelaku juga cukup jelas. Berbeda dengan dua pencurian sebelumnya masib belum ada CCTV. ’’Tapi, dugaan kami pelakunya sama’’ ujarnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia