Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Doyan Remas Payudara Wanita Muda, Satpam Mewek saat Ditangkap Polisi

07 Agustus 2019, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Tersangka Liga Pramana Putra didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno dalam pers rilis di mapolres, Selasa (6/8).

Tersangka Liga Pramana Putra didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno dalam pers rilis di mapolres, Selasa (6/8). (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari-hari Liga Pramana Putra, 30, pria asal Lingkungan Galungan, Kelurahan Kedundung Indah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kini harus dihabiskan di balik sel tahanan Polres Mojokerto.

Satpam sebuah pabrik di kawasan Bangsal itu ditangkap petugas setelah terbukti melakukan pelecehan seksual lewat aksi begal payudara. Peristiwa tak senonoh dilakukan tersangka terhadap karyawati itu sebelumnya bahkan viral karena terekam kamera CCTV (closed circuit television) toko.

’’Tersangka kami amankan setelah berita viral dengan dugaan perbuatan cabul meremas payudara perempuan,’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, Selasa (6/8). Dia ditangkap Senin (5/8) malam di tempat kerjanya di kawasan Bangsal. Tersangka dijerat pasal 298 KUHP tentang Perbuatan Cabul. ’’Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara,’’ tambah Setyo.

Polisi juga menyita pakaian tersangka saat beraksi sebagai barang bukti. Setyo menjelaskan, dari hasil pemeriksaan penyidik, diketahui tersangka sudah beraksi sebanyak empat kali. Di kawasan Kota dan Kabupaten Mojokerto. Modusnya terbilang sama. Setiap ingin melampiaskan hasratnya, tersangka lebih dulu membuntuti korban.

Begitu mendapat kesempatan, dari arah belakang atau samping, dia langsung meremas payudara korban. ’’Sasarannya selalu wanita-wanita mudah,’’ tegasnya. Untuk menghindari amukan massa, seusai beraksi, tersangka langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor. Sementara guna memastikan apakah ada kelainan seksual dalam jiwa tersangka petugas akan melakukan tes psikologi.

’’Kataya seperti ada dorongan hawa nafsu dari dalam dirinya. Tapi, tetap saja tidak menggugurkan perbuatannya. Apalagi, tersangka masih lajang,’’ paparnya. Sementara itu, kepada awak media, Liga Praman untuk memilih diam. Dia hanya menganggukkan kepala dan menagis seolah menyesali perbuatannya.

Sebelumnya, perbuatan cabul ini terungkap setelah aksi tersangka terekam CCTV Toko Asyrah Hijab pada Selasa (30/7) pukul 20.18. Seorang pria tiba-tiba masuk dalam toko memakai celana pendek warna merah, jaket biru, dan topi kombinasi hitam-putih. Saat itu, korban juga karyawati toko tengah menata busana dagangan sembari berbincang dengan temannya.

Dalam rekaman kamera intai, terlihat korban sempat menoleh ke arah tersangka yang datang mendekati. Saat itulah, dari belakang tersangka memeluk korban. Kedua tangannya kemudian meremas payudara korban dengan santai. Mendapat perlakuan asusila, korban langsung tergeletak usai dipeluk. Meski begitu, tersangka meninggalkan toko dengan santai. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia