Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Jambret Ibu Rumah Tangga Asal Sooko, Arek Kangkungan Ditembak Polisi

29 Juli 2019, 18: 58: 40 WIB | editor : Mochamad Chariris

Angga Sukma Lesmana saat diamankan di Mapolresta Mojokerto seusai ditangkap di kawasan Terminal Arjosari Malang.

Angga Sukma Lesmana saat diamankan di Mapolresta Mojokerto seusai ditangkap di kawasan Terminal Arjosari Malang. (Polresta Mojokerto for radarmojokerto.)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Anggota Satreskrim Polresta Mojokerto menembak dua betis pelaku penjambretan, Angga Sukma Lesmana, 27. Warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, ini dilumpuhkan setelah mencoba kabur dan melawan petugas saat ditangkap di Terminal Arjosari, Kabupaten Malang, Jumat (26/7).

Penangkapan tersangka tak lepas dari laporan korban, Sri Ratri Handayani, 49, warga Vila Adonia Blok, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, akhir Juni lalu. Dia mengaku menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Jawa Perum Gatoel, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Akibatnya, selain kehilangan uang tunai Rp 850 ribu, dua handphone merek Oppo dan Asus raib. Korban juga mengalami luka-luka setelah terjatuh dari motor saat mempertahankan hartanya. ’’Korban tejatuh setelah tas dibawa ditarik pelaku. Kerugian yang dialami sekitar Rp 4 juta,’’ kata Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka.

Setelah korban melapor pada 27 Juni lalu, petugas melakukan pengejaran dan melakukan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan). Kamis (25/7) pukul 18.30, petugas mendapati informasi akan keberadaan pelaku beradadi wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. ’’Setelah ditelusurui, pelaku bersembunyi di rumah pacarnya di area Wajak, Malang,’’ ujarnya.

Saat dilakukan penangkapan Angga berhasil lolos. Dia yang mengendus kehadiran petugas berhasil kabur. Pengejaran dilakukan hingga petugas kembali mendapati informasi kembali akan keberadaan pelaku di kawasan Terminal Arjosari, Kabupaten Malang.

Dia berencana kabur menuju Mojokerto. Namun,keburu ditangkap pada Jumat (26/7) pukul 07.00. ’’Kami terpaksa menambak dua betis pelaku. Selain mencoba kabur, dia juga berusaha melawan petugas,’’ paparnya. Polisi mengamankan handphonemerek Asus Zenfone warna hitam, motor Honda Vario Nopol S 5500 RR, dan uang Rp 835 ribu.

Kini tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian disertai Kekerasan. ’’Ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun penjara,’’tandas Waroka. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia