Rabu, 21 Aug 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Empat Pebulu Tangkis Kabupaten Mojokerto Berjuang di Kejurprov Master

28 Juli 2019, 03: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pebulu tangkis Kabupaten Mojokerto saat turun di babak utama Kejurprov Master Junior Jatim di Ponorogo.

Pebulu tangkis Kabupaten Mojokerto saat turun di babak utama Kejurprov Master Junior Jatim di Ponorogo. (Pengkab PBSI for radarmojokerto.id)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sukses menggapai runner-up di babak kualifikasi Kejurprov Master Junior Jatim, Pengkab PBSI Mojokerto terus menuntut pebulu tangkis binaannya dengan prestasi.

Kali ini, babak utama Kejurprov khusus pebulu tangkis usia dini itu kembali dibidik sebagai bidikan raihan prestasi berikutnya. Di mana, dua pebulu tangkis putra ditargetkan mampu merebut posisi tiga besar sesuai nomor dan kelas yang diikuti. Mereka bakal turun di tiga nomor dan kelas.

Mulai dari tunggal anak putra yang diwakili Ahmad Rangga. Lalu, tunggal pemula putra yang diwakili Maulana Miftakhudin. Serta ganda pemula putra yang juga akan diikuti kedua pebulutangkis. Mereka akan bersaing dengan sejumlah pebulutangkis terbaik perwakilan dari lima zona di Jatim. Guna merebut trofi Kejurprov yang digelar di Ponorogo, mulai Kamis (25/7) hingga final Sabtu (27/7).

’’Semuanya punya peluang yang sama rata. Karena sistem pertandingannya adalah keterwakilan dari masing-masing zona. Jadi, tidak bisa diprediksi mana yang kuat mana yang lemah,’’ tutur Ketua Harian Pengkab PBSI Mojokerto, Nur Wakhid. Sebelumnya, kedua pebulu tangkis hanya punya waktu seminggu untuk mempersiapkan diri di babak utama kali ini.

Setelah sebelumnya berjuang keras di babak penyisihan yang berlangsung di Tulungagung, 14 sampai 18 Juli lalu. Selama latihan, keduanya digembleng oleh pelatih dan materi khusus. Sehingga tidak tercampur dengan materi dan pebulu tangkis lain. Hal ini guna memfokuskan keduanya mendalami masing-masing nomor yang diikuti.

’’Ada waktu seminggu kemarin kita manfaatkan untuk recovery fisik dan latihan khusus. Porsi materi latihannya juga berbeda, dan tentu lebih berat,’’ tandasnya. Sebelumnya, Pengkab PBSI Mojokerto menurunkan 7 pebulu tangkis di babak penyisihan zona barat. Mereka turun di 3 kelompok umur. Mulai dari U-11, U-13, dan U-15.

Namun, di babak penyisihan, hanya 2 pebulu tangkis yang berhasil naik podium, sementara lima lainnya gagal. Sehingga tak berhak turun di babak utama. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia