Selasa, 20 Aug 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Terperosok dalam Bara Api saat Bermain, Kaki dan Tangan Nizam Terbakar

19 Juli 2019, 16: 46: 02 WIB | editor : Mochamad Chariris

Nizam Dwi Pramana didampingi neneknya, Suparmi, menjalani perawatan intensif di RSUD RA Basuni Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Nizam Dwi Pramana didampingi neneknya, Suparmi, menjalani perawatan intensif di RSUD RA Basuni Gedeg, Kabupaten Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Kondisi Nizam Dwi Pramana, 8, warga Dusun Kedung Bulus, Desa Wates Projo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD RA Basuni Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Siswa kelas dua SDN Wates Projo itu mengalami luka bakar di kedua tangan dan kakinya. Setelah sebelumnya terperosok dan menginjak abu bekas pembakaran batubara di tepi jalan desa setempat saat bermain.

Insiden ini terjadi pada Selasa (9/7) lalu. Saat itu, Nizam yang baru pulang mangaji di TPQ (taman pendidikan alquran) setempat diajak bermain temannya, Rizky. Nahas, di tengah bermain Nizam terperosok abu sisa pembakaran di sisi barat jalan cor desa. Lokasinya, berada di bawah rerimbunan pohon bambu.

Kebetulan, ia yang hendak mengambil botol bekas minuman kemasan tidak mengira jika abu yang menjadi pijakan masih mengandung bara api. "Saat diinjak, kakinya langsung ambles, terkena api di dalamnya," ujar Nenek Nizam, Suparmi, ditemui radarmojokerto.id di RSUD RA Basuni Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (19/7). 

Ironisnya, Nizam tak kunjung berhasil keluar bara api yang diinjak. Dia sempat terjebak. Hingga akhirnya kedua tangannya ikut terbakar saat mencoba keluar dari abu tersebut. "Bahkan, kakinya sempat melekat sandal yang dipakai, karena ikut leleh," terangnya.

Jeritan tangis Nizam mengundang perhatian warga. Dengan cepat warga memberi pertolongan. "Langsung disiram air. Tubuhnya sempai kedinginan. Namun, ia tak berhenti menangis karena kepanasan," terangnya.

Keluarga yang mengetahui kondisi Nizam lantas membawa ke puskesmas di kawasan Jombang untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, karena lukanya cukup parah ia harus dirujuk ke RSUD RA Basuni untuk menjalani operasi luka bakar. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia