Jumat, 06 Dec 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Pengkot POBSI Punya Tiga Andalan, Langsung Elus Atlet Porprov 2021

16 Juli 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Gagal menyumbangkan emas di Porprov VI 2019 tak menyurutkan upaya Pengkot POBSI Mojokerto membina atletnya. Dua pebiliar muda bahkan bakal digembleng habis-habisan selama dua tahun ke depan untuk bisa merebut medali emas kembali di Porprov berikutnya.

Termasuk turun di sejumlah kejuaraan. Seperti Kejurda, Kejurprov, maupun Kejurnas. Tiga pebiliar dipandang memiliki prospek besar sebagai atlet andal baik di level provinsi maupun nasional. Mereka adalah I Gede Arya, Brilian Vadiansyah, dan Nurma Ulifatul, yang sama-sama menyumbangkan medali perunggu di Porprov kemarin.

Selain faktor skill, usia mereka yang masih muda membuka peluang ketiganya turun di dua kali gelaran Porprov 2021 dan 2023. Ketua Umum Pengkot POBSI Mojokerto, Bagus Majoki, mengatakan, empat anak asuhnya masih berpeluang turun di Porprov yang berlangsung dua tahunan itu.

Usia mereka yang masih di bawah 17 tahun menjadi modal besar Pengkot POBSI dalam mengembangkan karir mereka. ’’Semuanya masih berhak turun di Porprov 2021 dan 2023. Hanya Rizky Ifani yang boleh sekali turun di tahun 2021 karena usianya sudah 19 tahun,’’ tuturnya.

Namun, peluang itu bukan satu-satunya modal yang diandalkan Pengkot POBSI dalam merebut kembali medali emas. Keempatnya bakal kembali digembleng dengan latihan rutin demi mengasah skill lebih baik lagi. Termasuk turun di sejumlah kejuaraan baik di tingkat provinsi hingga nasional.

Terdekat, POBSI bakal menyertakan Arya di Kejurnas yang akan berlangsung di Batu, September mendatang. Di sana, ia akan beradu skill sesama pebiliar junior dari berbagai daerah dan provinsi. Sehingga, mendapat banyak sekali pengalaman dan jam terbang bertanding.

’’Prospek dia (I Gede Arya) bagus untuk ke depannya. Sementara untuk Nurma, belum akan kita turunkan di kejuaraan level nasional karena belum waktunya. Tapi kalau di level Kejurda, tetap kita turunkan,’’ tandasnya. Di Porprov VI lalu, cabor biliar Kota Onde-Onde hanya bisa menyumbangkan tiga medali perunggu.

Yakni, di nomor 8 ball tunggal putra, 9 ball tunggal putri serta 10 ball ganda putra. Perolehan tersebut merosot tajam dari raihan di Porprov 2015 lalu yang mampu merebut medali 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Termasuk di Porprov 2013 yang mampu menjadi juara umum dengan raihan 4 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia