Senin, 21 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Aniaya Korban dengan Rantai, Arek Kedungmaling dan Bicak Ditangkap

16 Juli 2019, 21: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Dua tersangka kasus perampasan saat diamankan di Mapolsek Sooko.

Dua tersangka kasus perampasan saat diamankan di Mapolsek Sooko. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Hari-hari M. Ridwan Al Maksum, 19, warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko dan Rizki Prasetyo, 19, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, harus dihabiskan di balik sel tahanan Polsek Sooko. Keduanya ditangkap setelah terbukti melakukan pencurian disertai kekerasan.

’’Pelaku diamankan dua jam setelah melakukan curas (pencurian dengan kekerasan),’’ ungkap Paurbaghumas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati, Senin (15/7). Mereka ditangkap di sekitar Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko. Setelah sebelumnya Unitreskrim Polsek Sooko melakukan penyelidikan dan pencarian pasca menerima laporan korban, Alvian Adam Pratama, 20, warga Dusun Mojogeneng, Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar.

’’Dari tangan tersangka, kami amankan satu handphone merek Oppo tipe A37F hasil kejahatan,’’ tuturnya. Polisi juga menyita bekas potongan cor semen yang dipakai pelaku melakukan penganiayaan. ’’Motifnya masih dalam proses pendalaman,’’ tambahnya. Dia menjelaskan, perampasan HP milik terjadi di depan Ruko Jalan Raya Desa Kedungmaling.

Saat itu, korban dibonceng temannya, Dimas, 20, berjalan dari arah utara. Di depan ruko, terlapor mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban. Karena resah korban dan saksi pun berhenti. Namun, bukannya mendapat kejelasan, ia justru jadi korban pengeroyokan. ’’Setelah turun dari sepeda motor, korban langsung dipukuli pelaku,’’ tuturnya. Merasa terdesak, korban dan saksi sempat melakukan perlawanan.

Namun, upaya itu membuat pelaku semakin brutal. Menggunakan rantai sepeda motor dan bekas potongan cor semen, para pelaku kembali memukuli korban. ’’Selain dipukuli, pelaku juga mengambil paksa handphone di saku celana korban,’’ tandasnya. Beruntung aksi itu bisa cepat direda setelah keributan dipergoki warga. Seketika korban melapor ke Mapolsek Sooko.

Para pelaku sempat melarikan diri untuk meenghilangkan jejak. Namun, selang dua jam kemudian, keduanya berhasil ditangkap berikut barang bukti. ’’Korban mengalami luka-luka dan kerugian sekitar Rp 2 juta,’’ paparnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia