Kamis, 21 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Joki Balap Liar Sasar Penonton hingga Terpental, Video Langsung Viral

09 Juli 2019, 19: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Keriuhan penonton balap liar di Jalan Raya Desa Jambuwok-Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Keriuhan penonton balap liar di Jalan Raya Desa Jambuwok-Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (Insert Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Balap liar di Mojokerto masih saja menjamur. Bahkan, balapan yang berlangsung di jalan raya perbatasan antara Dusun Lengkong, Desa Jambuwok dan Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto viral di media sosial.

Menyusul, balapan yang diikuti oleh pengendara rata-rata berusia remaja itu diwarnai kecelakaan antara joki dan penonton. ’’Sekarang masih kita cek kebenarannya,’’ ungkap Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Bobby M. Zulfikar, Senin (8/7). Dia mengaku peristiwa tersebut memang benar terjadi di wilayah Trowulan.

Dengan demikian, satlantas akan melakukan atensi khusus bagi arena balapan liar di jalanan. Mulai dari upaya persuasif hingga menjatuhkan tindakan represif. Seperti menggelar patroli bersama Polsek Trowulan. ’’Khususnya pada jam-jam rawan. Sekitar 01.00 dini hari ke atas,’’ tandasnya.

Langkah ini sebagai upaya kepolisian dalam menyikapi trek-trekan di jalan yang melanggar lalu lintas dan mengancam keselamatan warga. ’’Jangan sampai insiden itu (kebut-kebutan) ada anggapan masyarakat kalau polisi justru membiarkan,’’ tegasnya. Sebaliknya, bukan berarti balap liar yang memang terjadi akan lantas dibubarkan begitu saja. Bobby mengaku harus memikirakan dampaknya agar tidak muncul masalah baru.

Membubarkan tanpa diwarnai kecelakaan misalnya. Sebab, penggerebekan balap liar di tengah ratusan massa di jalan raya bukan tidak mungkin justru akan membuat situasi semakin kacau. Menimbulkan kepanikan yang justru berimbas pada potensi kecelakaan. ’’Makanya, perlu penanganan preentif. Tapi, jika jalur sosialisai tak bisa, tentu, upaya represif (penindakan),’’ terangnya.

Hasil penelusuran radarmojokerto.id, video balapan liar yang menunjukkan seorang penonton tertabrak joki hingga terpental viral di sosmed. Dalam video rekaman video tersebut, nampak seorang pria bercelana putih mengunakan jaket warna hitam ditabrak joki balap liar yang memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi.

Video tersebut diambil di kawasan jalan raya perbatasan Dusun Lengkong, Desa Jambuwok dan Dusun Brumbung, Desa Domas, Kecamatan Trowulan. Insiden ini terjadi Kamis (4/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum tertabrak dan terpental, dalam video tersebut nampak puluhan pemuda berkerumun menunggu dua joki yang memacu motor mereka. Tak lama, datang satu joki dengan kecepatan tinggi disusul joki lain di belakangnya.

Namun, saat joki kedua melaju dengan kecepatan tinggi salah satu penonton tak sadar bergeser ke tengah jalan hingga akhirnya tertabrak. Kondisi itu membuat joki dan para penonton berjatuhan. ”Kejadiannya di sini, kalau nggak salah Kamis (4/7) sebelum subuh,’’ ucap seorang warga, SH, kemarin. Pria yang kesehariannya menjual makanan tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) itu bahkan turut menyaksikan balapan liar.

Menurutnya, sempat terjadi perkelahian antarpemuda. Hal itu dipicu karena salah satu korban antara joki dan penonton tak terima karena tidak mau tanggung jawab. ”Setelah diredam warga mereka akhirnya membubarkan diri,’’ tuturnya. Dia menceritakan, kejadian tersebut saat aksi balap liar sesi kedua. Di mana para joki menggunakan sepeda motor bebek dengan mengambil start di SPBU Lengkong ke selatan atau menuju Domas.

Sebaliknya, untuk sesi pertama balap liar dilakukan antara sepeda motor Honda GL vs GL. ’’Korbannya warga Mojoagung. Tapi, yang parah itu si joki,’’ tuturnya. Senada diungkapkan seorang pumuda setempat. Dia mengaku belakangan ini jalan raya Dusun Lengkong, Desa Jambuwok-Dusun Brumbung, Desa Domas, Kecamatan Trowulan menjadi jujukan balap liar hingga tiga kali dalam sepekan.

Warga mengaku sangat resah. Apalagi, saat balap liar berlangsung jalanan ditutup total. ’’Harinya tidak tentu, namun waktu balapan selalu dilakukan di atas jam 12 malam. Termasuk video viral balap liar yang menabrak penonton itu juga berlangsung dini hari,’’ jelasnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia