Selasa, 22 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Wabup Pungkasiadi Kendalikan PDIP, di Kota Santoso Gantikan Meldyawati

08 Juli 2019, 19: 50: 48 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pungkasiadi (kiri) resmi memimpin DPC PDIP Kabupaten setelah dilantik di Hotel The Sun, Madiun.

Pungkasiadi (kiri) resmi memimpin DPC PDIP Kabupaten setelah dilantik di Hotel The Sun, Madiun. (Istimewa for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO –  Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Pungkasiadi secara mengejutkan menduduki pucuk pimpinan PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mojokerto. Minggu (7/7) petang Pung menjalani pelantikan di Hotel The Sun, Madiun.

Dipimpin Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah, Pung didapuk menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menggeser Setya Puji Lestari yang digusur ke Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik.

Sementara, Ismail Pribadi yang kini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, dipercaya menjadi Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai. Sedangkan, Sekretaris dipercayakan ke Yuni Srierdiana, dan Bendahara Arifin asal Kemlagi. Nama Pung yang mendadak duduk di pucuk pimpinan moncong putih ini, mengagetkan sejumlah pengurus di internal PDI Perjuangan.

Santoso saat mengikuti kegiatan partai beberapa waktu lalu. Sekarang, Santoso resmi memimpin DPC PDIP Kota Mojokerto.

Santoso saat mengikuti kegiatan partai beberapa waktu lalu. Sekarang, Santoso resmi memimpin DPC PDIP Kota Mojokerto. (Istimewa for radarmojokerto.id)

Karena, sejak awal, nama Pung tak pernah muncul dari proses penjaringan saat Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar beberapa waktu lalu. ’’Memang benar. Tetapi, itu diperbolehkan dalam partai,’’ terang Ismail Pribadi. Munculnya nama Pung, dipastikan Ismail memang bukan usulan dari DPC. Namun, usulan itu berasal dari DPD Jatim. ’’DPD memiliki hak dan kewenangan mengusulkan lima nama. Dan itu yang telah dilakukan,’’ papar dia.

Usulan yang masuk ke DPP, juga dilakukan secara prosedural. Di antaranya, melengkapi curiculum vitae, hingga kelengkapan administrasi yang lain. ’’Jika tidak lengkap, tentunya tidak akan bisa sampai dilakukan pelantikan. Karena, acuannya DPP juga tetap di proses administrasi,’’ pungkas Ismail.

Sementara itu, di Kota Mojokerto, penetapan Ketua DPC oleh DPP PDI Perjuangan juga memunculkan kejutan. Santoso yang selama ini menjabat bendahara harus bertukar kursi dengan Febriana Meldyawati. Santoso saat dikonfirmasi membenarkan adanya proses pelantikan, kemarin. ’’Benar. Mohon doa dan dukungannya,’’ ujarnya.

Nyaris sama dengan PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto. Yustinus Ariyanto yang tak pernah muncul dalam penjaringan di DPC akhir Juni lalu, mendadak menjadi Sekretaris dan menggantikan Sunarto. Proses konfercab di internal PDI Perjuangan Kota Mojokerto sebelumnya berlangsung sangat sengit. Proses penjaringan berlangsung panas.

Dua pengurus melakukan walk out dari pertemuan itu lantaran tak puas dengan mekanisme penjaringan tersebut. Sejumlah nama yang lolos dan direkomendasikan ke DPD di antaranya Febriana Meldyawati, Sunarto, Silvia Elya Rosa, M. Rizky Fauzi Pancasilawan dan Santoso.

Perlu diketahui, DPD PDI Perjuangan Jatim menggelar Konfercab serentak 38 kabupaten/kota, Minggu. Konfercab tersebut digelar di tiga zona sekaligus, yakni di Empire Palace Kota Surabaya untuk 14 DPC, lalu di Hotel Savana Kota Malang untuk 13 cabang, dan Hotel The Sun Kota Madiun 11 cabang.

Konfercab serentak tersebut merupakan tahapan proses menuju Kongres PDI Perjuangan, yang akan digelar 8-10 Agustus nanti.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia