Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Journey

Jelajahi Indahnya Bekas Amukan Merapi, Sambangi Padepokan Mbah Marijan

05 Juli 2019, 22: 50: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Tiga treveller asal Mojokerto berada di kawasan TNGM Jogjakarta.

Tiga treveller asal Mojokerto berada di kawasan TNGM Jogjakarta. (Munawar Tobing for radarmojokerto.id)

Meski tercatat sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, namun pesona keindahan Gunung Merapi seakan tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Tak hanya keindahan panorama khas pegunungan.

Sepanjang bekas erupsinya pun bahkan menjadi daya tarik yang mampu menyedot banyak wisatawan. Kini paket adventure tour bertajuk Merapi Lava Tour ini sudah menjadi andalan menggaet wisatawan di TNGM. 

MERAPI Lava Tour merupakan salah satu paket wisata yang ditawarkan untuk menyusuri sepanjang jalur bekas amukan Gunung Merapi beberapa waktu silam. Terutama bekas erupsi besar tahun 2010. Selain itu, banyak tempat menarik jejak letusan lainnya yang menjadi suguhan para wisatawan.

Termasuk di antaranya bekas padepokan Mbah Marijan yang dikenal sebagai juru kunci Merapi, Bunker Kaliadem yang dibangun sebagai tempat perlindungan, Museum Mini Merapi sampai wisata alam sepanjang jalur tracking Lava Tour. Semacam Lautan Pasir Berbisik yang tercipta dari erupsi besar Merapi hingga Kawasan Kalikuning.

Salah satu traveller yang menjajal sensasi adventure tour ini adalah Munawar Tobing. Pimpinan salah satu perusahaan swasta besar di Kota Mojokerto ini mengakui, selain ingin menikmati indahnya Kota Jogjakarta, eksplorasi TNGM merupakan salah satu tujuan utamanya ke Kota Gudeg ini. ’’Untuk menjelajahinya, paket Merapi Lava Tour ini sengaja kita pilih,’’ kata Munawar Tobing.

Agar makin terpuaskan dalam mengeksplorasi Merapi, Munawar sengaja memilih paket long trip. Paket ini menyajikan rute terpanjang di antara pilihan paket lainnya. Seperti short trip dan medium trip. Untuk menjelajahinya, disiapkan jip bertenaga besar dengan gardan ganda. ’’Rutenya cukup panjang. Dengan start dari Umbulharjo dan finis Kalikuning,’’ imbuh Munawar. Durasi yang dibutuhkan  menempuh rute ini antara 2 sampai 2,5 jam.          

Dari rute long trip yang dijalani, ia mengaku menemukan banyak tempat menarik. Namun sekaligus juga bisa menguras perasaan. Seperti Museum Mini Sisa Hartaku yang berisi sisa harta benda warga desa yang terkena erupsi. Bahkan sisa kerangka hewan ternak juga ditampilkan di museum ini. ’’Sangat mengharukan. Kita jadi seperti ikut merasakan  yang terjadi saat Merapi meletus,’’ ujar Munawar.

Namun, lepas dari semua perasaan tersebut, Munawar merasakan sensasi Lava Tour memang mampu membuatnya sangat takjub. ’’Sepanjang jalur tracking-nya sangat amazing. Banyak hal menarik yang buat kita terpana,’’ tandasnya. Itu pula yang menjadikan ia berkeinginan untuk kembali menjajal berkeliling kaki Merapi dengan rute yang berbeda. (nto)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia