Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Rehab Masjid Agung Al Fattah Kembali Dipoles Anggaran Rp 15 Miliar

04 Juli 2019, 21: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Tampak depan proyek rehabilitasi Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto tahun ini masuk tahap penyelesaian.

Tampak depan proyek rehabilitasi Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto tahun ini masuk tahap penyelesaian. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Sejak disentuh rehabilitasi sekitar empat tahun silam, pembangunan Masjid Agung Al-Fattah, Kota Mojokerto, akan dirampungkan tahun ini.

Kepastian itu menyusul langkah pemkot yang kembali mengucurkan hibah sebesar Rp 15 miliar dari APBD 2019. Wawali Kota Achmad Rizal Zakaria, menjelaskan, alokasi dana hibah Rp 15 miliar tersebut diperuntukkan finalisasi proyek fisik.

’’Kita harapkan mudah-mudahan bisa selesai tuntas tahun ini. Sehingga, masjid bisa segera berfungsi normal kembali,’’ ujarnya usai doa bersama pembangunan masjid tahap ketiga di Masjid Al-Fattah, Senin (1/7).

Guyuran dana bantuan pemkot tersebut merupakan kali ketiga. Sebelumnya, disokong Rp 5 miliar pada 2015. Rp 10 miliar di tahun 2017. Dia mengatakan, masjid yang berada tepat di barat Alun-Alun Kota Mojokerto itu diharapkan tidak hanya sebagai sarana beribadah, tetapi juga menjadi ikon Kota Onde-Onde.

Sehingga, ke depan diharapkan mampu untuk memikat wisatawan. Baik dari domestik, maupun pelancong dari luar Kota Mojokerto. ’’Nanti kita juga benahi alun-alun untuk menunjang jadi kawasan wisata,’’ paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Fattah, Sudarno, mengatakan, tahun ini merupakan tahap penyelesaian proyek masjid yang berdiri sejak 7 Mei 1877 ini. Menurutnya, sentuhan akhir itu akan dilakukan di hampir seluruh bagian masjid.

’’Karena ini merupakan finishing, maka semua menjadi skala prioritas untuk diselesaikan,’’ ungkapnya. Di antaranya, pekerjaan yang cukup besar adalah pasang lantai marmer, finalisasi menara masjid dan kubah, tangga, serta pemasangan pintu masjid dan gerbang. Pihaknya menargetkan seluruh tahapan akhir tersebut bakal rampung tidak lebih dari 6 bulan.

’’Kami targetkan insya Allah 180 hari mulai hari ini pekerjaan finishing selesai,’’ ujarnya. Dijelaskannya, bentuk masjid ke depan akan memadukan perpaduan desain ala Madinah dan kearifan lokal. Terutama pada model pintuk masuk masjid yang akan mempertahankan gaya pintu lama. Sesuai rencana, di sebelah kanan dan kiri masjid akan diberi sepasang pintu masuk.

Selain itu, di dalamnya juga mempertahankan empat soko guru yang menjadi penopang utama bangunan masjid yang didirikan era Bupati Mojokerto RAA Kromodjoyo Adinegoro tersebut. Dalam rahabilitasi ini, dimodifikasi dengan empat kubah serta dua menara.

Sejauh ini, dengan tambahan dana hibah pemkot 2019 ini, pembangunan Masjid Al-Fattah bakal menyerap total Rp 42,7 miliar. Selain hibah pemkot, sebelumnya juga mendapat kucuran dari APBD Pemprov Jatim sebesar Rp 1 miliar. Di samping dari support pemerintah, pembangunan masjid juga berasal dari sumbangan masyarakat sengan total Rp 10,7 miliar.

’’Selain support dana, kami juga dibantu pekerja dari para relawan untuk membantu pembangunan masjid ini,’’ pungkasnya. 

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia