Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Berlaga di Sirkuit Nasional, Puspa Rosalia Berambisi Masuk Pelatnas

01 Juli 2019, 20: 43: 07 WIB | editor : Mochamad Chariris

Puspa Rosalia Damayanti menunjukkan medali yang berhasil diraihnya dalam ajang Sirnas 2019, Bandung.

Puspa Rosalia Damayanti menunjukkan medali yang berhasil diraihnya dalam ajang Sirnas 2019, Bandung. (Istimewa for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Kabupaten Mojokerto memiliki atlet berbakat dari cabang olahraga bulu tangkis. Adalah Puspa Rosalia Damayanti, 15, warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Saat ini, dara kelahiran 2 Agustus 2004 itu tengah berjuang mengejar mimpinya menjadi atlet di kancah nasional. Meski perjalanan masih panjang, tetapi satu tangga menuju pelatnas sudah dilewati oleh Puspa Rosalia Damayanti.

Itu didapat setelah atlet bulu tangkis asal Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini, mampu mendapat nomor dalam ajang Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) 2019 yang dihelat di Kota Bandung. Turun di kelas kelompok ganda remaja putri, gadis yang akrab disapa Rosa ini, mampu mengunci medali perunggu.

Prestasi itu diraih setelah berhasil merengkuh juara III dalam perhelatan akbar yang bergulir sejak 24-29 Juni lalu itu. Dengan begitu, atlet yang berpasangan dengan Assyifa Rizki Rahayu ini, kian dekat untuk mengejar mimpinya.

Bahkan, sangat mungkin bagi Rosa untuk mewujudkannya. Selanjutnya, masih ada beberapa pertandingan di beberapa kota lagi yang harus dimenanginya untuk meraih tiket ke Pelatnas.

Ketua PBSI Mojokerto Nur Wachid, mengungkapkan, Rosa merupakan salah satu aset berharga yang dimiliki Kabupaten Mojokerto. Atlet yang kini bergabung dengan klub PB Djarum ini memiliki potensi yang besar untuk menjadi atlet nasional bulu tangkis.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan Rosa untuk turun dalam agenda Porprov tahun ini. Namun, mendadak atlet lulusan SDN Tanjangrono itu tidak bisa mengikuti ajang tingkat provinsi itu. Sebab, jadwalnya berbenturan dengan perhelatan Sirnas 2019.

’’Rosa sebenarnya sudah masuk tim inti Kabupaten Mojokerto, tapi sebelum hari H dia (Rosa) konfirmasi jika tidak bisa ikut porprov,’’ tukasnya.Namun, absennya pemain muda tersebut tak sia-sia.

Saat mengikuti perhelatan Sirnas 2019 di Kota Kembang, Bandung, Rosa berhasil mendapatkan medali perunggu. Tentu, capaian itu turut mengharumkan nama Mojokerto. Mengingat, Sirnas merupakan ajang bergengsi di tingkat nasional.

Nur Wachid mengatakan, perhelatan Sirnas merupakan salah satu event untuk mendulang poin agar mendapatkan tiket ke Kejurnas Bulu Tangkis. Bukan tidak mungkin, Rosa memiliki peluang untuk mendapatkannya.

Sebab, di pembukaan Djarum Sirnas 2019 di Jawa Tengah April lalu, Rosa berhasil melaju hingga hingga semifinalis. Selanjutnya, Rosa kembali menambah poin setelah naik ke posium juara III di Bandung pada akhir Juli lalu.

Namun, kata Nur Wachid, perjalanan atlet berambut panjang itu masih panjang. Meski demikian, peluangnya masih terbuka lebar. Sebab, dari total delapan kota yang disinggahi dalam perhelatan Sirnas 2019, masih terdapat lima kota lagi bagi Rosa untuk mendapatkan poin.

’’Dia (Rosa) memang berambisi untuk mengikuti Kejurnas. Bahkan hingga Pelatnas (magang) pun masih sangat terbuka sekali selama dia mampu juara lagi untuk menambah poin,’’ pungkas dia.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia