Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Features
Santri Al-Amin Jambore Pramuka Internasional

Singgah ke Tiga Negara, dan Kunjungi Tempat Bersejarah

28 Juni 2019, 20: 47: 43 WIB | editor : Mochamad Chariris

Dua  santri Pesantren Al-Amin Mojokerto, Salman Robith Fachrurrozi (berkaca mata) dan Adam Asyari Guntoro, saat mengikuti pramuka tingkat Asean atau 3rd Asean Scout Adventure, pada 15-24 Juni lalu.

Dua santri Pesantren Al-Amin Mojokerto, Salman Robith Fachrurrozi (berkaca mata) dan Adam Asyari Guntoro, saat mengikuti pramuka tingkat Asean atau 3rd Asean Scout Adventure, pada 15-24 Juni lalu. (Pesantren Al Amin for radarmojokerto.id)

Dua  santri Pondok Pesantren Al-Amin Mojokerto, Salman Robith Fachrurrozi dan Adam Asyari Guntoro, berangkat ke luar negeri untuk mengikuti Pramuka tingkat Asean atau 3rd Asean Scout Adventure di Thailand.

Berkemah bukan hal biasa. Namun, bagaimana jika melakukan kegiatan Pramuka di luar negeri? Salman Robith Fachrurrozi dan Adam Asyari Guntoro telah melakoninya. Dua santri Al-Amin Mojokerto ini telah melakukan kegiatan Pramuka selama 7 hari di negeri orang.

Di hari pertama, keduanya menuju Thailand. Para peserta mengikuti 14th Southern Border Scout Jamboree. Yakni, kegiatan perkemahan di Songkhla. Sebuah provinsi di bagian selatan Thailand.  Selain kegiatan berkemah, bersama peserta lain, kedua santri ini mengikuti tour di Kota Hat Yai, yakni menuju Hat Yai Floating Market, Hat Yai Park, Princess Maha, Chakcri Siridhorn Natural, dan History Museum.

Salman Robith Fachrurrozi menceritakan, di agenda Scout Adventure ini, peserta mendapatkan sambutan khusus dari pihak panitia di Thailand. Salah satunya disediakan dalam akomodasi ke camp dan home stay kontingen pesantren Indonesia. Berbekal bahasa Inggris yang dikuasai keduanya, kedua santri ini dengan mudah berinteraksi dengan para turis.

’’Tujuan dari penyelenggaraan Asean Scout Adventure ini sendiri, tidak lain adalah untuk pendidikan, pembentukan karakter, menumbuhkan jiwa kemandirian dan kepedulian terhadap sesama,’’ ujar Putra Wali Kota Ika Puspitasari ini. Dari sini, kedua perwakilan Indonesia ini juga berkesempatan membangun jaringan dengan teman antarnegara, pengenalan teknologi, dan pengalaman yang lain.

Lebih lagi, ada hal baru yang tidak dirasakan dalam acara Asean Scout Adventure sebelumnya, yaitu terbaginya semua kontingen Indonesia ke berbagai troop dan unityang memaksa mereka untuk aktif berkomunikasi dengan peserta lainnya yang datang dari berbagai negara.

’’Alhamdulillah berbekal ilmu yang kami dapat dari pesantren ini, serta kemampuan bahasa Inggris, kami bisa komunikasi dan mengikuti kegiatan dengan lancar,’’ tambah Salman Robith Fachrurrozi. Dalam kegiatan jambore Internasional tersebut, banyak agenda yang mengarah ke proses menambah pertemanan. Semisal, dengan membuat tugas berkelompok dengan peserta dari negara berbeda.

’’Memang di sana lebih mengutamakan agar peserta memperluas pertemanan. Di sana sangat seru, teman saya saja bertambah banyak dari negara lain,” katanya. Adam Asyari Guntoro menambahkan, usai mengikuti rentetan kegiatan Asean Scout Adventure di Thailand 2019, kontingen Al-Amin bersama kontingen Indonesia dari beberapa pesantren mengadakan city tour ke beberapa tempat terkenal yang berada di Thailand sebelum mereka kembali menuju kampung halaman.

Seperti Kunjungan silaturahmi ke Pesantren Sholahuddin di Songhkla Thailand, dan tour ke Malaysia, serta  Singapura. Yaitu, ke tempat bersejarah dan pusat pendidikan di kedua negara tersebut.  ’’Ini pengalaman berharga bisa mengikuti kegiatan jambore Pramuka tingkat Asean,’’ ujarnya. Adam mengaku banyak pengalaman dan pelajaran yang ia peroleh selama mengikuti jambore tersebut.

’’Kami belajar menghargai sesama. Belajar bekerja sama, mencintai alam, dan juga belajar berorganisasi,”katanya.Pembina Pramuka, Ustad Kamal menyampaikan, santri yang berangkat berjumlah  dua orang, yakni Salman Robith Fachrurrozi dan Adam Asyari Guntoro.

Kegiatan kepramukaan di tiga negara ini, sebutnya,  berlangsung selama satu minggu mulai 15-24 Juni 2019. Seperti diketahui, di tangan Ustad Kamal inilah, prestasi mengemuka terus diraih. Setelah beragam kegiatan kepramukaan di daerah, yakni tingkat kabupaten dan provinsi diikuti, Al-Amin selalu menyabet banyak trofi.

Sehingga, di tahun 2017, Pramuka Al-Amin menjadi satu-satunya perwakilan Mojokerto dan menjadi salah satu perwakilan Jawa Timur untuk mengikuti Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’arif NU Nasional (Perwimanas II) di Bumi Perkemahan Lapangan Tembak AKMIL, Salaman, Magelang tahun 2017. (ahmad basuni)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia