Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Butuh Kekompakan Tim, Sprinter Di-Drill dengan Menu Khusus

26 Juni 2019, 17: 25: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Sprinter Kabupaten Mojokerto melakukan pemanasan sebelum latihan di lintasan lari Stadion Gajah Mada Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Sprinter Kabupaten Mojokerto melakukan pemanasan sebelum latihan di lintasan lari Stadion Gajah Mada Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (Istimewa for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Hampir dua pekan jelang pembukaan Porprov Ke-VI Jatim, kontingen atletik Kabupaten Mojokerto terus disibukkan dengan latihan rutin. Kali ini, konsentrasi latihan lebih diutamakan pada peningkatan capaian waktu di masing-masing nomor dan kelas yang diikuti.

Di mana, 12 sprinter di-drill dengan menu khusus untuk bisa menggapai target di 8 nomor dan kategori yang diikuti. Sisa waktu kurang dari seminggu dinilai cukup untuk merealisasikan target sekaligus modal bertarung di kejuaraan olahraga multievent se-Provinsi Jatim itu.

’’Dilihat sekilas, Alhamdulillah rata-rata anak-anak sudah meningkat. Tinggal menyesuaikan dengan target di nomor masing-masing. Sementara ini persiapan sudah 80 persen,’’ tutur Bambang Risdianto, pelatih atletik Kabupaten Mojokerto. Bambang mengakui anak asuhnya butuh waktu istirahat di sisa waktu sebelum bertanding di porprov nanti.

Namun, sebelum itu, pihaknya harus bisa meningkatkan kualitas dan kompetensi atlet sesuai peta persaingan. Dan, pekan ini, menjadi waktu yang tepat untuk menggembleng lebih keras lewat latihan yang berjalan empat kali dalam seminggu. ’’Kita butuh kekompakan tim dan persiapan mental atlet sebelum penurunan tensi latihan. Karena persaingan nanti sangat ketat,’’ tandasnya.

Setelah ini, Pengkab PASI Mojokerto bakal mengevaluasi kembali hasil persiapan kontingen sebelum bertolak menuju Gresik. Termasuk mengistirahatkan sementara atlet dari rutinitas latihan demi menjaga kondisi fisik mereka. Sehingga saat turun di pertandingan nanti, performa 12 sprinter berada di level puncak sesuai dengan target yang dibebankan.

’’Penurunan tempo dan tensi latihan ajan kita gelar minggu depan sekaligus evaluasi akhir,’’ tandasnya. Ke-12 sprinter nantinya akan turun di 8 nomor dan kelas yang berbeda. Mulai dari lari perorangan 100 meter, 200 meter, 400 meter, 1.500 meter, hingga 5.000 meter. Lalu, lari estafet putra/putri, juga lompat jauh dan lompat tinggi yang menjadi andalan perolehan medali di ajang empat tahunan itu. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia