Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Saat Tukang Becak Uji Ketangkasan di Depan Polisi, Ini Yang Terjadi

21 Juni 2019, 20: 26: 03 WIB | editor : Mochamad Chariris

Sejumlah tukang becak mengikuti ujian ketangkasan mengoperasikan becak di halaman Mapolresta Mojokerto.

Sejumlah tukang becak mengikuti ujian ketangkasan mengoperasikan becak di halaman Mapolresta Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Layaknya ujian SIM (surat izin mengemudi), puluhan tukang becak di Kota Mojokerto juga digembleng agar tertib berlalu lintas. Kamis (20/6) mereka yang tergabung dalam paguyuban tukang becak pun ikut menguji ketangkasannya dalam mengoperasikan moda trasportasi roda tiga tersebut.

Mereka berkelok-kelok melewati rintangan pembatas yang dengan sengaja dimodifikasi pihak kepolisian di halaman Polresta Mojokerto. Meski terlihat mudah, tak jarang di antara puluhan tukang becak yang mengikuti uji ketangkasan membecak ini, gagal melewati rintangan. Mulai dari sekema zig-zag, berputar, hingga berbelok.

Kanitdikyasa Satlantas Polresta Mojokerto, Ipda Matius Jaka mengatakan, uji ketangkasan tukang becak yang diadakan kali ini merupakan upayanya dalam menekan angka kecelakaan. ’’Terlebih, saat tukang becak membawa penumpang,’’ ungkapnya. Ketangkasan ini adalah rangkaian perayaan HUT Ke-73 Bhayangkara.

’’Kita ajak meraka untuk lebih tertib berlalu lintas. Dengan cara ini, kita juga bisa melihat sejauh mana tukang becak di kota saat membawa penumpang dan tertib berlalu lintas,’’ jelasnya. Petugas memberikan penilaian kepada para tukang becak layaknya ujian SIM.

Dari melaju di tikungan tajam, angka 8 hingga zig-zag itu diambil tiga terbaik. Dengan kompetisi ketangkasan becak ini, para tukang becak secara tidak langsung diajak menekan angka kecelakaan yang cenderung masih tinggi. ’’Kita harapkan mereka bisa lebih berhati-hati saat membawa penumpang,’’ tandasnya.

Lukman, salah satu tukang becak mengaku mengapresiasi agenda tersebut. Sebab, selama ini, sedikit banyak juga menyumbang kasus kecelakaan. ’’Meski jarang kecelakaan yang menimpa tukang becak, acara seperti ini sangat bermanfaat bagi kita,’’ jelasnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia