Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Bayi Laki-Laki Dibuang di Depan Toko, Tali Pusar Sudah Kering

14 Juni 2019, 08: 25: 52 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kapolsek Bangsal AKP Suparmin, menunjukkan bayi di Rumah Sakit Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Bangsal AKP Suparmin, menunjukkan bayi di Rumah Sakit Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Hari Raya Idul Fitri Rabu (5/6) lalu menjadi hari yang malang dan bersejarah bagi bayi mungil berusia satu bulan ini. Sebab, di hari kemenangan itu, dia menjadi korban penelantaran dari kedua orang tuanya (ortu).

Bayi laki-laki itu dibuang orang tuanya di teras toko perlengkapan bayi Al Kautsar, Dusun Genukwatu, Jalan Raya Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Jaraknya sekitar 100 meter dari Aspol Bangsal dan SPN Polda Jatim.

Saat ditemukan, bayi malang itu menggigil kedinginan. Tubuhnya hanya beralaskan selimut warna biru. Kini bayi berada di Rumah Sakit Sido Waras Bangsal untuk mendapatkan perawatan. ’’Kondisi bayi normal dan sehat,’’ ungkap Direktur RS Sido Waras, dr Krisnawan, ditemui di rumah sakit, kemarin.

Menurutnya, setelah sempat menjalani serangkaian perawatan, bayi yang memiliki berat badan 4 kilogram dengan panjang 57 sentimeter itu terus membaik. ’’Minumnya juga banyak,’’ tegasnya. Menurutnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kesehatan bayi. Sehingga, pihak rumah sakit tidak perlu melakukan tindakan khusus.

’’Sekarang juga lebih berisi,’’ tegasnya. Namun, pihaknya tak menampik, setelah ditemukan, bayi sempat dimasukkan ke ICU. Hal itu agar bayi tetap sehat. Sebab, lanjutnya, bayi mudah terkena hipotermia saat awal ditemukan.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan, apakah bayi itu lahir dengan normal atau melalui caesar. Selain karena usia bayi diperkirakan sudah satu bulan, bentuk kepala juga tidak ada tanda-tanda normal atau caesar.

Sebaliknya, jika usia bayi satu atau dua hari, pihaknya bisa menduga dilahirkan dengan cara apa. ’’Jadi, bayi ini sempat dirawat oleh orang tuanya. Tali pusarnya juga sudah kering dan lepas,’’ terangnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia