Selasa, 22 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Tiket KA Jarak Jauh Ludes, Penumpang Tembus 1.200 Orang Per Hari

31 Mei 2019, 23: 55: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Mojokerto.

Penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Anjloknya Kereta Api (KA) Lodaya jurusan Solo Balapan-Bandung di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) Rabu (29/5) turut berimbas pada jadwal kedatangan dan keberangkatan dari Stasiun Mojokerto, Kamis (30/5).

Setidaknya, dua KA mengalami keterlambatan hingga selama satu jam.’’Imbasnya, ada dua kereta api yang akan menuju ke arah timur (Surabaya) mengalami keterlambatan,’’ kata Kepala Stasiun KA Mojokerto, Wahyudi Cahyadi.

Dua KA itu adalah KA Turangga rute Bandung-Surabaya. Kereta mengalami kemunduran hingga 55 menit. Dari seharusnya tiba pukul 07.38, namun baru datang pukul 08.25 WIB. Serta Mutiara Selatan yang mundur hingga 30 menit. ’’Itu dari jadwalnya pukul 11.00 menjadi 11.30 WIB,’’ tambahnya.

Keterlambatan dua KA ini tentu berimbas pada keberangkatan penumpang. Khususnya penumpang yang akan berangkat dari Bandung menuju Surabaya. Sebaliknya, bagi penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Mojokerto juga meengalami penurunan, lantaran baru diberangkatkan Kamis sore (30/5).

Namun, kemarin pagi ada KA Pasundan yang berangkat, sehingga calon penumpang terpaksa beralih ke KA tersebut. ’’Tadi malam (kemarin) sudah dikerjakan. Jadi, sekarang jadwal sudah mulai normal lagi,’’ tuturnya.

Sementara itu, meski puncak arus mudik di Stasiun Mojokerto diprediksi akan terjadi H-3 Lebaran, kemarin para pemudik sudah terlihat memadati stasiun di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto ini sejak pagi kemarin. Nampak sejumlah pemudik mengantre di loket di beberapa sisi stasiun untuk menunggu keberangkatan.

Wahyudi menyebutkan, pemudik penguna jasa angkutan KA sejak Minggu lalu (26/5). Hingga H-6 Lebaran, volume penumpang terus menunjukkan peningkatan. Bahkan, tiket di stasiun kereta api Daop VIII telah ludes terjual jauh-jauh hari sebelumnya.

’’Rata-rata dalam sehari bisa tembus 1.200-an dari biasanya 800 penumpang dari Stasiun Mojokerto. Khususnya untuk KA jurusan jarak jauh. Seperti Jakarta, Bandung, dan Jogjakarta,’’ paparnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia