Rabu, 17 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Harga Daging Ayam di Pasaran Melesat hingga Rp 55 Ribu Per Kilogram

29 Mei 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pegadang daging ayam di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto melayanani pembeli.

Pegadang daging ayam di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto melayanani pembeli. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

MOJOKERTO – Kualitas daging sapi yang diperjualbelikan di pasaran Kota Mojokerto terbilang merata dan dinyatakan bebas formalin. Itu setelah dilakukan pemeriksaan tes formalin di stan penjual daging di sejumlah pasar, baik tradisional maupun modern.

Pemeriksaan terhadap kualitas daging yang diperjualbelikan tersebut digelar menghadapi masa Ramadan. Dan juga menjelang mendekati Hari Raya Idul Fitri. Yang mana, tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging biasanya mengalami lonjakan.

Terlebih mendekati 10 hari menjelang Lebaran, biasanya masyarakat meningkatkan konsumsi daging, terutama daging sapi. Olahan daging sapi biasanya dinikmati ketika merayakan hari raya. Untuk itu, antisipasi terhadap penyebaran penyakit hingga penggunaan bahan nonpangan pada makanan dilakukan pemeriksaan di lapangan.

Dipilih lokasi penjualan stan daging, baik di pasar tradisional maupun modern. Tujuannya, untuk mengetahui betul kondisi daging yang diperjualbelikan. Sebanyak 6 lokasi, baik dari stan pasar tradisional, seperti Pasar Tanjung Anyar dan Pasar Prajurit Kulon pekan lalu.

Juga beberapa pasar modern, seperti di Jalan Bhayangkara dan Jalan Benteng Pancasila. ’’Hasilnya semuanya nol formalin,’’ ujar Supriyanto, Kabid Peternakan dan Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto.

Pemeriksaan kualitas daging juga dilakukan pengetesan dengan test kit formalin. Pengujian di lokasi itu dianggap cukup akurat untuk mengetahui lebih awal kandungan formalin dalam daging. Pemeriksaan juga dilakukan sengaja dilakukan sebagai pemeriksaan rutin.

Itu ditekankan waktunya pada masa bulan Ramadan, lantaran tren konsumsi daging tengah tinggi-tingginya. Praktis, keamanan pangan berupa komoditi daging tentu ditunggu-tunggu masyarakat. ’’Ini rutin saat Ramadan saja,’’ tambah dia.

Kualitas daging secara fisik dapat diukur secara kasat mata. Daging segar yang berkualitas baik ditandai dengan serat yang kuat. Warna daging yang merah segar tanpa lendir. Sedangkan bau daging tak tercium bau busuk.

Sejalan dengan itu, kondisi harga daging sapi di pasaran sejak awal Ramadan hingga sekarang relatif stabil di angka Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram (kg). Pantauan di Pasar Tanjung Anyar, daging sapi murni di tingkat konsumen mencapai Rp 110 ribu per kg.

Sedangkan daging ayam broiler Rp 33 ribu per kg, dan daging ayam kampung Rp 55 ribu per kg. Di Pasar Prajurit Kulon, daging sapi murni dijual Rp 110 ribu per kg. Kenaikan harga justru terjadi pada daging ayam broiler, yakni Rp 31 ribu menjadi Rp 32 ribu per kg.

Juga pada daging ayam kampung dari Rp 52 ribu per kg menjadi Rp 56 ribu per kg. 

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia