Selasa, 12 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Jelang Sahur, Empat Remaja Curi Kotak Amal Masjid untuk Membeli Miras

22 Mei 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, menunjukkan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan empat remaja.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, menunjukkan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan empat remaja. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

MOJOKERTO - Empat dari lima pelaku pencurian kotak amal di Masjid Al Muhajirin, Jalan Brawijaya, Dusun Nglinguk, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, berhasil diamankan polisi.

Ironisnya, pelaku didominasi anak di bawah umur. Bahkan, mereka mengaku, hasil pencurian untuk membeli miras (minuman keras). ’’Digunakan untuk beli miras,’’ ungkap polos para pelaku.

Empat pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial, YF, 18, RH, 17, AR, 15 dan AK, 14. Keempatnya warga Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sedangkan satu yang ditetapkan DPO berinisial By, 18, warga Kecamatan Mojoagung, Jombang.

’’Dari empat pelaku yang berhasil di amankan dua di antaranya masih di bawah umur,’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno. Menurutnya, mereka melakukan aksinya pada Rabu (15/5) sekira pukul 01.47 saat kondisi masjid sepi.

’’Dari hasil pemeriksaan, keempat pelaku ini masih baru pertama melakukan aksi pencurian kotak amal,’’ tambahnya. Kendati begitu, hingga kini petugas masih terus melakukan pengembangan. Apakah, mereka juga terlibat atau bahkan satu jaringan dengan pencurian kotak amal di Masjid Nurul Hidayah Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, dan Musala Nurul Iman Dusun Keputran,  Desa/Kecamatan Kutorejo.

Setyo menjelaskan, kawanan maling kotak amal ini nekat melakukan aksinya lantaran akan digunakan pesta miras dengan rekan-rekanya. Namun, mereka tidak sadar saat melakukan aksi pencurian, mereka terekam kamera CCTV.

Ada dua kotak amal yang terletak di bagian depan masjid menjadi sasaran komplotan maling. Bahkan, satu diantaranya dicuri lengkap dengan kotak amalnya. ’’Kotak amal itu dibawa pelaku menggunakan sepeda motor pelaku,’’ tuturnya.

Sebaliknya, untuk membongkar kotak amal, para pelaku berbekal obeng dan tang. Dalam aksinya, ada lima pelaku dengan membawa dua sepeda motor datang ke parkiran Masjid Al-Muhajirin untuk melancarkan aksinya. Kerugiannya mencapai Rp 2 juta.

’’Untuk barang bukti yakni, ada dua kotak amal kita amankan dan sisa uang hasil kejahatan,’’ ujarnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia