Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Semarak Mokeran Fest 2019 Digelar, Sajikan Festival Budaya Ramadan

18 Mei 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Logo Mokeran Fest 2019

Logo Mokeran Fest 2019 (Dohan/Nadzir/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Suasana ibadah puasa selama Ramadan di Kota Mojokerto tahun ini nampaknya bakal tersaji berbeda dari tahun sebelum-sebelumnya. Bagaimana tidak, kemeriahan dan kekhidmatan masyarakat dalam menyambut bulan suci tak bisa dibendung dengan kehadiran event budaya bertajuk Mokeran Fest 2019, Sabtu (25/5) nanti.

Event hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto dengan Polresta Mojokerto, dan Pemkot Mojokerto itu akan menampilkan banyak hiburan dan sajian budaya khas Ramadan Kota Onde-Onde. Mulai dari kuliner tradisional, kirab budaya, hingga festival patrol yang semuanya dirangkai dalam bingkai kebhinnekaan.

Berlokasi di seputaran alun-alun dan sepanjang Jalan Majapahit, Kota Mojokerto hingga di halaman Mapolresta Mojokerto Jalan Bhayangkara, event tersebut bahkan sudah mendapat antusiasme dari berbagai pihak. Ya, digelarnya Mokeran Fest 2019 atau Mojokerto Ramadan Festival di Kota Mojokerto ini tak lepas dari hubungan harmonis yang terjalin antarwarga, masyarakat, dan lintas agama.

Di mana, keharmonisan hasil dari kohesi sosial-kultur yang dinamis mampu menciptakan nilai-nilai kebudayaan dan keberagaman. Tidak hanya antar-golongan, tapi juga antar-suku, budaya, dan tradisi yang beragam.

Nah, keragaman itulah yang kemudian dimaksimalkan dalam satu bingkai acara yang bakal berlangsung sejak pukul 15.00 hingga malam hari. ’’Mokeran Fest 2019 ini sekaligus untuk mengenalkan pariwisata, kuliner, industri kreatif hingga pernak-pernik kesenian. Yang dibingkai dalam kohesi sosial dan kebhinnekaan,’’ tutur AKBP Sigit Dany Setiyono, Kapolresta Mojokerto.

Mokeran Fest 2019 yang kali pertama digelar ini nantinya tidak hanya menampakkan sisi budaya dan seni semata. Tapi, juga akan ada sisi wisata, edukasi, serta industri kreatif yang bisa dinikmati masyarakat luas. Termasuk mengakomodir berbagai komunitas yang ingin turut serta menyemarakkan acara. Di mulai dari festival kuliner tradisional yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Mojokerto.

Di mana, pengunjung akan dimanjakan dengan jajanan lawas sebagai bekal untuk berbuka puasa. Seperti cenil, onde-onde, klepon, klanting, bubur sruntul, serabi, dan lainnya yang dijual oleh pedagang atau IKM hasil binaan Disperindag Kota Mojokerto dan kelurahan. Sajian ini akan dibuka lebih awal, yakni sejak pukul 15.00 hingga selesai.

Kemudian dilanjutkan dengan kirab budaya yang akan menampilkan sejumlah tontonan kesenian. Mulai dari musikalisasi puisi, tari-tarian khas hingga barongsai yang juga hasil dari binaan Disporabudpar Kota Mojokerto.

’’Inspirasi kita mengadakan Mokeran Fest ini adalah untuk memeriahkan semua kegiatan keagamaan. Tentunya, untuk mendukung keharmonisan demi ketentraman dan ketertiban di lingkungan masyarakat,’’ tambahnya. Lalu, ada festival patrol yang dilombakan. Di mana dalam satu grup di dalamnya maksimal 10 orang akan menyuguhkan kreasi dan musikalisasi seni musik tradisional khas Ramadan.

Nah, dalam lomba patrol ini, sedianya melibatkan dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar tingkat SMP dan SMA, masyarakat binaan Polresta Mojokerto, hingga kalangan umum. Baik dari dalam wilayah Kota maupun Kabupaten Mojokerto. Penampilan grup musik patrol akan dinilai langsung oleh tiga juri sesuai kompetensi masing-masing.

Untuk lebih memeriahkan acara, tiga grup yang mendapat nilai terbaik berhak membawa uang pembinaan dan trofi bergensi dari Kapolresta Mojokerto. Untuk syarat lomba, masing-masing grup hanya boleh menampilkan kreasi musik ritmis dan tanpa menggunakan alat elektronik.

Sehingga menonjolkan sisi tradisionalnya sebagai dasar dari festival ini. Sedangkan untuk rute nantinya akan dimulai dari alun-alun kemudian melewati sepanjang Jalan Majapahit ke selatan lalu belok ke Jalan Bhayangkara dan finis di halaman Mapolresta Mojokerto.

”Panitia membuka selebar mungkin peserta festival patrol, dan kreasi kuliner tradisional bagi semua pihak yang ingin meramaikan event ini,” tambah Farisama Romawan, panitia dari Jawa Pos Radar Mojokerto.

Terhitung mulai Jumat (17/5) panitia telah membuka pendaftaran bagi masyarakat umum. Baik untuk festival patrol, kirab budaya maupun kuliner tradisional. ”Untuk pendaftaran bisa langsung ke sekretariat panitia di Command Center Polresta Mojokerto atau di Kantor Jawa Pos Radar Mojokerto,” tandasnya.

 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia