Selasa, 25 Jun 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Tiga Masjid Jadi Sasaran Pencurian Kotak Amal, Pelaku Bawa Mobil Calya

18 Mei 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Detik-detik pelaku memasukkan kotak amal ke mobil pelaku di masjid Nurul Hidayah,  Desa Tanjangrono,  Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto.

Detik-detik pelaku memasukkan kotak amal ke mobil pelaku di masjid Nurul Hidayah, Desa Tanjangrono, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Di bulan Ramadan tindak kejahatan kian meningkat. Sasaran pelaku pun tidak pilih-pilih. Dalam tiga hari kemarin kotak amal tiga masjid jadi sasaran.

Terbaru, pencurian kotak amal ini terjadi di Masjid Nurul Hidayah Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Ironisnya, aksi pelaku yang terekam CCTV ini dilakukan seorang pria dengan naik mobil.

’’Pencurian ini baru diketahui sebelum salat Subuh oleh pengurus masjid,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Ngoro Ipda Selimat. Melihat rekaman CCTV aksi pencurian ini berlangsung kemarin dini hari, sekitar pukul 02.00.

Aksi itu dilakukan seorang pelaku dengan mengendarai mobil warna putih. ’’Diperkirakan usianya di atas 40 tahun. Ciri-cirinya, pelaku memakai sarung warna hitam dan kaus. Untuk mobilnya, ini masih kita analisa. Sebab, pelat nomornya tidak seberapa jelas,’’ papar Selimat.

Dalam video tersebut, pelaku datang ke masjid sekitar pukul 01.30. Terlebih dulu pelaku berpura-pura tiduran di masjid sembari mengamati situasi. Setelah dirasa aman, pelaku kemudian menjebol gembok pada rantai sebagai pengait kotak amal.

Melihat aksinya, pelaku terlihat sudah profesional. Terbukti, hanya butuh waktu 14 menit menggondol kotak amal masjid. Seketika itu pelaku lantas membawa masuk kotak amal ke dalam mobil. ’’Diperkirakan isi kotak amal mencapai Rp 600-800 ribu,’’ katanya.

Kini, bermodalkan rekaman CCTV, petugas masih berusaha mendeteksi nopol mobil yang pakai pelaku.

Pencurian kotak amal terekem CCTV juga terjadi di Masjid Al-Muhajirin di Jalan Raya Brawijaya, Dusun Nglinguk, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Tepat di utara Pendapa Agung Trowulan. Ada dua kotak amal yang terletak di bagian depan masjid menjadi sasaran komplotan maling.

Aksi tersebut terjadi pada, Rabu (15/5) sekira pukul 01.47. Ada lima pelaku dengan membawa dua sepeda motor datang ke parkiran Masjid Al-Muhajirin untuk melancarkan aksinya. ’’Empat dari lima pelaku berhasil diamankan,’’ ungkap Kades Trowulan, Zainul Anwar.

Penangkapan keempat pelaku dilakukan pada Kamis (16/5). Setelah petugas dan perangkat desa mengetahui pemilik dua sepeda motor dari rekaman CCTV yang di terpasang di masjid. ’’Saat di-zoom terlihat nopol kendaraan dan saya minta tolong pihak samsat mencari tahu pemiliknya,’’ imbuhnya.

Disebutnya, para pelaku bukan warga sekitar. Namun, warga Kabupaten Jombang. Bermodalkan datab yang dikantongi, pihaknya datang menjemput para pelaku bersama pihak Polsek Trowulan. Pelaku pertama yang diamankan merupakan warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

’’Tiga pelaku lainnya dijemput polisi karena saya kembali membawa sepeda motor Vega milik salah satu pelaku yang membawa kotak amal. Sementara satu pelaku lain kabur. Sekarang para pelaku sudah diamankan di Mapolsek Trowulan,’’ jelasnya.

Tak hanya itu, dari data yang diperoleh Jaw Pos Radar Mojokerto, aksi pencurian juga terjadi di Musala Nurul Iman Dusun Keputran,  Desa/Kecamatan Kutorejo, Mojokerto. Aksi yang dilakukan pelaku dengan mengendarai motor Honda Vario ini berlangsung Kamis (16/5) sekitar pukul 11.00. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia