Selasa, 20 Aug 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Wajah Lama Warnai Bursa Seleksi KPU Kabupaten dan Kota Mojokerto

16 Mei 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Wajah Lama Warnai Bursa Seleksi KPU Kabupaten dan Kota Mojokerto

MOJOKERTO – Perebutan kursi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah berlangsung. Sejumlah wajah lama pun turut bertarung untuk merebut status komisioner.

Rabu (14/5) para kandidat baru saja menyelesaikan tes kesehatan di Gedung RSKI gate B, Bagian Medical Check Up RS Universitas Airlangga, Surabaya. Di KPU Kabupaten Mojokerto, tiga incumbent bertarung.

Mereka adalah Achmad Arif, Vikie Risdianto, dan Supen Efendi. Sementara, Ayuhanafiq dan Heru Effendi tak menjalani proses rekrutmen lantaran tersendat periodisasi. Selain para incumbent, nama Miskanto juga ikut bertarung menduduki kursi komisioner KPU.

Pria ini berulang-ulang menjadi Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mojokerto. Namun, ia akhirnya tumbang setelah panwaslu yang semula ad hoc berubah menjadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Senioritas Miskanto tak patut diragukan dalam proses penyelenggaraan pemilu. Hal ini terlihat dari jejak rekam dan tes yang tengah berjalan. Di antaranya, computer assissted test (CAT).

Pria ini mampu mengimbangi incumbent Achmad Arif dengan skor 63,60. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding dua incumbent lain, yakni Vikie Risdianto, dan Supen Efendi. ’’Seluruh pendaftar ada 41 orang. Dari jumlah itu, akhirnya masuk 35 orang yang dinyatakan lolos administrasi,’’ ungkap Komisioner KPU Achmad Arif.

Dari 35 orang yang mengikuti seleksi melalui mekanisme CAT, panitia rekrutmen kemudian memangkasnya menjadi 25 orang. Mereka pun mengikuti tes psikologis dan berakhir di cek kesehatan.

Sementara itu, di Kota Mojokerto, kelima incumbent juga turut merebut kursi komisioner. Namun, dari sederet nama yang dinyatakan lolos CAT dan psikologis, nampak nama M. Miftachoel Amanu dan Elsa Fifajanti.

Sama halnya dengan Miskanto. Elsa juga berulang-ulang menjabat Ketua Panwaslu Kota. Sedangkan, Amanu pernah sekali menjadi Komisioner KPU Kota Mojokerto. Di Kota, skor tertinggi saat proses CAT diraih Imam Buchori dengan nilai sebesar 75,40, Tri Widya Kartikasi dengan total nilai sebanyak 69,40, dan ketiga diraih Sukrisno Adi dengan nilai 66,40.

Sementara, Elsa Fifajanti 65,20 dan Ketua KPU Saiful Amin berada di peringkat 6 dengan perolehan 64,40. Tahapan pencalonan komisioner KPU tengah berlangsung. Pasca menjalani tes kesehatan, para kandidat akan menjalani proses wawancara.

Di proses inilah, 25 nama yang tercantum langsung terpangkas menjadi 10 orang. Sementara, untuk menentukan 5 nama yang akan duduk di kursi KPU, bakal ditentukan KPU RI. 

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia